Tim Otter Universitas Gadjah Mada (UGM) Amannia Rachmadiva  dari dan Adityadika  menjuarai Semar Infographics Competition 2020.  Foto: Dok. UGM
Tim Otter Universitas Gadjah Mada (UGM) Amannia Rachmadiva dari dan Adityadika menjuarai Semar Infographics Competition 2020. Foto: Dok. UGM

Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Infographics Nasional

Pendidikan prestasi mahasiswa Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 April 2020 10:30
Jakarta: Tim Otter Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjuarai Semar Infographics Competition 2020. Tim yang terdiri dariAmannia Rachmadiva (Teknologi Informasi) dan Adityadika (Teknik Elektro) ini mengusung karya berjudul 'Yang Muda, Yang berinvestasi'.
 
Adityadika menjelaskan, pada tahun 2019 Indonesia mencetak rekor baru jumlah investor pasar modal sebesar 2,48 juta Single Investor Identification (SID). Hal itu meliputi investor saham, reksadana, dan surat utang.
 
Jumlah tersebut, 10 kali lipat lebih besar dari target yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni sebesar 250.000 SID. Faktor yang menyebabkan peningkatan jumlah investor efek dari gencarnya sosialisasi dan pemangkasan alur pendaftaran SID oleh BEI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menariknya, investor milenial dengan usia 21-30 tahun mendominasi pasar modal mencapai 44,62 persen dari total keseluruhan investor," kata Adityadika dikutip dari laman UGM, Sabtu, 4 April 2020.
 
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan pertumbuhan positif jumlah investor milenial yang pesat dibandingkan generasi lainnya. Meskipun nilai asetnya lebih kecil, ini tetap merupakan kabar gembira.
 
Sebab menurutnya, ini menandakan Indonesia memiliki masa depan cerah di investasi pasar modal."Sebagai generasi muda atau milenial, kita juga bisa ikut serta membantu membangun perekonomian dan memajukan negara dengan berinvestasi. Ada banyak sekali jenis pilihan investasi yang dapat dipilih," terangnya.
 
Lebih lanjut terkait investasi, kata Adityadika, berinvestasi untuk pribadi memiliki beragam manfaat, antara lain aset pribadi meningkat, dan menjamin stabilitas finansial. Selain itu bisa untuk menyiapkan masa depan, dan terhindar dari inflasi.
 
"Sementara bagi negara, akan mengurangi pengangguran, memajukan negara dalam jangka panjang, dan meningkatkan pendapatan per kapita serta PDB," tandasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif