Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Peleburan Kemenristek Dikhawatirkan Menurunkan Performa Kemendikbud

Pendidikan Reshuffle Kabinet Riset dan Penelitian
Citra Larasati • 14 April 2021 09:10
Jakarta:  Proses peleburan antara dua kementerian, yakni Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bukanlah perkara mudah.  Proses transisinya pun akan memakan waktu tidak sebentar dan dikhawatirkan akan mengganggu efektifitas kinerja kementerian baru hasil penggabungan tersebut.
 
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza Azzahra menilai, hal yang paling ditakutkan adalah bahwa proses penyelarasan yang dilakukan akan memakan waktu panjang.  Proses itu juga dapat menyebabkan tidak efektifnya kinerja kementerian baru ini dalam menjalankan tupoksinya.
 
Proses penyelarasan atau harmonisasi birokrasi biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Proses tersebut berpotensi memengaruhi sasaran-sasaran yang ingin dicapai dua institusi tersebut sebelum penggabungan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, tugas dan fungsi Kemendikbud sebelum penggabungan sudah sangat luas dan padat. Sebelum digabung, Kemendikbud mengurus berbagai aspek pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, perbukuan, kebudayaan, vokasi, pendidikan tinggi, hingga guru dan tenaga pendidik.
 
Kemendikbud pun perlu berkoordinasi dengan berbagai dinas pendidikan yang ada di daerah-daerah di Indonesia.  Penambahan Riset dan Teknologi ini dalam struktur Kemendikbud ini dikhawatirkan akan menambah beban dan berakibat pada mundurnya performa Kemendikbud.
 
Baca juga:  Kemenristek Gabung Kemendikbud, Ruang Lingkup Penelitian Harus Jelas
 
Akan tetapi, mengingat bahwa peleburan dua kementerian ini sudah diketok palu, salah satu usaha yang dapat dilakukan pemerintah adalah bergerak cepat dalam proses penyelarasan teknis agar Kemendikbud Ristek dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif. 
 
Sebelumnya, rapat Paripurna DPR RI pada hari Jumat tanggal 9 April lalu memutuskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan digabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menjadi Kemendikbud-Ristek. Sebelumnya, Kemenristek merupakan satu kesatuan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan nama Kemenristek/BRIN. Dengan adanya penggabungan ini, BRIN akan menjadi badan otonom.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif