Tim Iris, tim robot Sepak Bola Beroda dari ITS yang juga berjaya di KRI 2020 Regional II. Foto: Dok. ITS
Tim Iris, tim robot Sepak Bola Beroda dari ITS yang juga berjaya di KRI 2020 Regional II. Foto: Dok. ITS

Tim Robotika ITS Dominasi Kejuaraan KRI Regional 2020

Pendidikan prestasi mahasiswa Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 13 Oktober 2020 19:27
Jakarta: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan tajinya di dunia robotika Indonesia. Kali ini, ITS berhasil memboyong sejumlah kejuaraan pada Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 untuk Regional II yang digelar secara daring selama tiga hari, hingga Minggu, 11 Oktober 2020 lalu.
 
Koordinator pembimbing Tim Robotika ITS, Rudy Dikairono menjelaskan, Tim Ichiro dan Tim Iris berhasil menduduki posisi pertama pada Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Tim Ichiro berhasil menjuarai KRSBI Humanoid, sedangkan Tim Iris sukses berlaga di KRSBI Beroda.
 
“Tim Iris juga mendapatkan penghargaan strategi terbaik,” ungkap Rudy dalam siaran pers, Selasa, 13 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, pada ajang KRI Regional atau Wilayah II ini terdapat empat divisi utama, yakni KRSBI Humanoid, KRSBI Beroda, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot Pemadam Api. Pada KRSBI Humanoid, Tim Ichiro berhasil menyabet juara pertama pada kategori robot humanoid lomba lari, robot giring bola, dan lomba kerja sama robot.
 
Selain itu, divisi KRSTI juga berhasil mendudukkan Tim V-Rose ITS pada posisi ketiga. “ITS menurunkan tim untuk semua divisi,” tutur dosen Teknik Elektro ITS itu.
 
Perjuangan semua tim dalam masa pandemi ini dikatakan cukup berat karena tidak semua anggota tim bisa datang ke kampus. Hal ini menyebabkan jumlah anggota yang bisa bekerja berkurang dibandingkan dengan kondisi normal.
 
Selain itu, pembagian beban dan waktu kerja juga dinilai semakin ketat. Sebab, tim harus memenuhi target yang diharapkan dan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Semua anggota tim diwajibkan untuk melaksanakan tes rapid,” ungkapnya.
 
Baca juga:Kemenristek Segera Luncurkan Aplikasi PP Iptek Virtual
 
Tak hanya itu, tim juga harus beradaptasi terhadap teknis penyelenggaraan kompetisi. Rudy mengatakan, beberapa divisi menggunakan aturan yang benar-benar baru, aturan baru ini disesuaikan dengan model pertandingan yang harus dilakukan secara daring.
 
Peraturan baru yang dipakai dalam pertandingan daring ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Tim Robotika ITS. “Tantangan ini menjadi bukti bahwa Tim ITS mempunyai keunggulan dalam adaptasi dan kreativitas, terbukti dari berhasilnya tim pada banyak divisi,” tutur alumnus ITS angkatan 1999 itu.
 
Untuk ke depannya, Rudy mengatakan, Tim Robotika ITS akan meningkatkan performa dari masing-masing robot yang telah dibentuk. Beberapa strategi baru dikatakan sudah muncul lewat evaluasi pertandingan yang telah dilakukan.
 
“Dengan prestasi saat ini, kita sangat percaya diri untuk bisa mempertahankan juara umum yang ketiga pada KRI nasional tahun ini,” tandasnya optimistis
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif