Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta

Wacana Penghapusan UN Dikritisi

Pendidikan Ujian Nasional
Cindy • 30 November 2019 05:47
Jakarta: Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra Ali Zamroni mengkritisi wacana penghapusan Ujian Nasional (UN). Wacana itu mengaburkan persoalan lain yang harus diatasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 
"Masih banyak permasalahan pendidikan yang harus Mendikbud (Nadiem Makarim) kejar dan prioritaskan. Contohnya soal kesejahteraan guru, nasib guru honorer, akses pendidikan, mutu kualitas pendidikan yang merata dan lain sebagainya," kata Ali lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
 
Ali menilai UN jangan dijadikan sebagai 'hantu pendidikan' sebab isu penghapusan UN yang difokuskan Kemendikbud seakan akan menjadi prestasi terbesar Nadiem. Menurutnya, kementerian dapat dengan mudah menghapus ujian itu, namun harus ada kajian alternatif menguji kompetensi siswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Siswa berprestasi di bidang olahraga tolok ukurnya bagaimana, berprestasi di bidang matematika tolok ukurnya seperti apa. Menjadikan isu penghapusan UN menjadi pokok urusan yang dikejar merupakan sesuatu hal yang ingin main praktis saja," imbuhnya.
 
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberi sedikit bocoran tentang nasib Ujian Nasional (UN) yang saat ini tengah dikaji dan dievaluasi. Nadiem mengatakan akan memformat ulang sistem evaluasi berskala nasional yang selama ini diambil perannya oleh UN.
 
Mantan bos Gojek ini mengatakan, nantinya format tolak ukur evaluasi sistem pendidikan skala nasional itu akan dikemas tanpa membebani murid dan guru. Tentunya, di dalamnya juga harus berisikan tes yang mengetahui kompetensi dasar murid.
 
"Itu kuncinya. Bukannya berapa jumlah informasi yang sudah terserap. Jadi mohon sabar, tunggu kabarnya. Kami akan segera merumuskan rencana ke depan,"kata Nadiem di Simposium Internasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di Kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
 

 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif