Cinta Putri, (ketiga dari kiri) Siswi kelas X SMA Kesatuan Bangsa Billingual School Yogyakarta yang memwakili Indonesia dalam IFLC 2019 di Amerika, Foto/Dokumentasi Eduversal.
Cinta Putri, (ketiga dari kiri) Siswi kelas X SMA Kesatuan Bangsa Billingual School Yogyakarta yang memwakili Indonesia dalam IFLC 2019 di Amerika, Foto/Dokumentasi Eduversal.

Dara Ngawi ini Bawa 'Zamrud Khatulistiwa' ke Amerika

Pendidikan Prestasi Pelajar
Intan Yunelia • 23 Mei 2019 16:56
Jakarta: Cinta Putri, Siswi kelas X SMA Kesatuan Bangsa Billingual School Yogyakarta terpilih mewakili Indonesia sebagai duta perdamaian dunia, dalam ajang International Festival of Language and Culture (IFLC) 2019, yang digelar sejak April hingga Mei ini, di Amerika Serikat. Cinta berhasil memukau khalayak Amerika dengan, membawakan lagu Zamrud Khatulistiwa ciptaan Guruh Soekarnoputra, yang dipopulerkan almarhum Chrisye.
 
Festival tersebut salah satu acara temu bahasa dan budaya yang telah berlangsung selama 17 tahun berturut-turut dan diikuti 160 negara dengan lebih dari 2.000 pelajar.
 
“Dalam kesempatan ini Cinta mengenal teman-teman baru, memperluas wawasan dan budaya serta menjadi duta perdamaian dunia sebagai perwakilan Indonesia bersama dengan teman-teman dari berbagai negara secara beragam,” kata Cinta, dara kelahiran Ngawi, Jawa Timur ini, di Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam ajang yang digelar di New York, Washington DC, Toronto, Houston, dan Los Angeles ini para peserta IFLC diajak untuk terlibat berinteraksi dengan para pengunjung serta membangun ikatan persahabatan dengan sesama peserta. Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.
 
Baca:Gara-gara Daun Sengon Siswa Kediri Ini Terbang ke Amerika
 
Peserta akan menampilkan beragam jenis budaya dari negaranya masing-masing. “Umat manusia dihubungkan bersama di dunia ini, yang diciptakan bagi kita semua untuk saling berbagi dan merayakannya. Setiap umat manusia memiliki potensi untuk berkontribusi agar tercapai tujuan mulia dan merupakan tugas kita semua untuk terus mendorong serta mempromosikannya,” ujar Humas Edukasi Universal (Eduversal), Azka Dermawan.
 
Ia menjelaskan bahwa melalui IFLC ini generasi muda antar bangsa bisa saling mengenal satu sama lain tanpa perbedaan sekat kebangsaan dengan derajat yang sama. Serta menghilangkan perbedaan dan digantikan dengan nilai-nilai perdamaian dan persahabatan.
 
“IFLC berusaha untuk mempromosikan, memberikan pembelajaran dan melakukan pertukaran ide guna mendukung nilai-nilai toleransi, perdamaian dunia, jalinan persahabatan dan sikap saling memahami,” pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif