Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

Sekolah Usul Keputusan Siswa Berhak Daftar SNMPTN Kembali ke PTN

Pendidikan Penerimaan Mahasiswa Baru SNMPTN/SBMPTN 2020
Intan Yunelia • 14 Januari 2020 16:44
Jakarta:Sekolah mengusulkan agar penentu pemeringkatan siswa yang berhak daftar ke Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun depan agar dikembalikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Mulai tahun ini Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menerapkan kebijakan baru, penentuan siswa yang berhak mendaftar SNMPTN ditentukan sekolah tidak lagi oleh PTN seperti tahun-tahun sebelumnya.
 
"Kalau kita lebih senang perguruan tinggi yang memutuskan," kata Staf Tata Usaha Pelaksana SMA 5 Bandung, Samsu Hadi saat dihubungi Medcom.id, Selasa 14 Januari 2020.
 
Ia mengakui, objektivitas sekolah saat memilih siswa mana yang berhak mendaftar SNMPTN berpotensi menuai protes orang tua apapun hasilnya. Banyak orang tua yang akan menyatakan tidak terima anaknya tidak bisa mendaftar jalur undangan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tentu hal ini akan berbeda jika perguruan tinggi yang mengambil alih penjaringan. "Artinya kalau pihak sekolah pasti ada ketidakpuasan. Ada orang tua yang merasa kurang, ada anak yang prestasi tapi enggak bisa daftar. Kita kalau perguruan tinggi yang memutuskan dan wilayah mereka mengambil siswa yang akan diterima," ujar Samsu Hadi.
 
Menurutnya, hal ini akan paling berdampak di sekolah yang muridnya memiliki banyak siswa berprestasi. Terutama mereka yang memiliki siswa dengan nilai akademik yang merata.
 
"Kalau tahun sekarang diserahkan ke sekolah itu bakal masalah di beberapa sekolah. Di SMAN 5 selama ini belum pernah ada masalah hingga sekarang. Mudah-mudahan tidak bermasalah," tuturnya.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menerapkan aturan baru dalam Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru di PTN. Utamanya regulasi di jalur SNMPTN, yakni kewenangan menentukan siswa yang eligible(memenuhi syarat) mendaftar di "jalur undangan" tersebut diserahkan pada pihak sekolah.
 
Ketua LTMPT, Mohammad Nasih mengatakan, tugas sekolah kini tak lagi hanya sekadar mengunggah data nilai rapor siswa di PDSS seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Kini sekolah juga diminta langsung melakukan pemeringkatan untuk memenuhi kuota pendaftaran SNMPTN yang ditetapkan berdasarkan status akreditasi sekolah.
 
“Tahun ini kuota di masing-masing akreditasi SMA ada penentuan peringkat siswanya dan diserahkan sepenuhnya ke sekolah,” kata Nasih saat Konferensi Pers Peluncuran Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2020, di Gedung D Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat 15 November 2019.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif