Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Penerapan Omnibus Law dalam Peraturan Tingkat Daerah'.  Foto: Untar/Dok. Humas
Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Penerapan Omnibus Law dalam Peraturan Tingkat Daerah'. Foto: Untar/Dok. Humas

Untar Suguhkan Diskusi Bertema Omnibus Law

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 15 Januari 2020 21:47
Jakarta: Universitas Tarumanagara (Untar) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Penerapan Omnibus Law dalam Peraturan Tingkat Daerah'. Diskusi ini dilaksanakan di Kampus Untar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin, 13 Januari 2020.
 
Ketua Program Studi S1 Fakultas Hukum Untar, Ahmad Redi dalam FGD tersebut memberikan pemaparan dengan tema 'Omnibus Law: Gagasan Pengaturan untuk Kemakmuran Rakyat'. Menurutnya, pembahasan mengenai Omnibus Law ini sangat diperlukan untuk mengatasi konflik regulasi dan kewenangan yang terjadi antara kementerian dan pemda.
 
"Omnibus Law sangat penting dalam mengatasi persoalan konflik regulasi dan konflik kewenangan antara kementerian dan pemda. Tujuan akhirnya agar smart regulasi bisa terwujud demi kesejahteraan rakyat," kata Ahmad dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Rabu, 15 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


FGD ini juga dibuka langsung oleh Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan. Dalam sambutannya, Rektor Untar berharap FGD ini bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Kalsel.
 
"Kita dapat saling mendiskusikan apa yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Agustinus.
 
Ia juga menuturkan, FGD ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Untar dalam melayani masyarakat. "Baik di pemerintahan pusat, daerah, maupun perguruan tinggi yang paling utama adalah bagaimana meningkatkan layanan kepada masyarakat," pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif