Ilustrasi. Foto: MI/Maulana Surya
Ilustrasi. Foto: MI/Maulana Surya

Cetak Biru Pendidikan Diusulkan Atur Kualifikasi Dosen Vokasi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Cetak Biru Pendidikan
Intan Yunelia • 26 Desember 2019 16:28
Jakarta: Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Jamal Wiwoho menyambut positif langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bakal membuat cetak biru (blue print) pendidikan Indonesia. Salah satu usulan Jamal terkait tata kelola kualifikasi dosen untuk pendidikan vokasi agar masuk di dalamnya.
 
"Misalnya untuk pendidikan keahlian itu tidak harus master tapi bisa saja itu S1 tetap kalau dulu digunakan namanya Rencana Pembelajaran Lampau (RPL)," kata Jamal saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 26 Desember 2019.
 
Menurut Jamal, pendidikan vokasi merupakan salah satu persoalan mendesak yang harus masuk dalam cetak biru pendidikan nasional. Mengatasi kendala dosen, harus dibedakan dengan pendidikan tinggi yang dosennya harus minimal bergelar master.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk pendidikan vokasi bisa dimaklumi jika hanya bergelar S1, sebab mareka fokus pada keahlian bukan keilmuan.
 
"Kami di UNS standar sekarang master (vokasi) mulai kita minimalkan," jelas Jamal.
 
Tak hanya itu, terkait kualifikasi dan Undang-undang guru dan dosen di pendidikan tinggi dan vokasi. Ia menyambut positif ada Dirjen khusus yang nantinya akan menangani pendidikan vokasi.
 
"Saya mengapresiasi sekarang atau besok dalam pendidikan dan kebudayaan (Cetak Biru) itu ada Dirjen Dikti dan Dirjen Vokasi yang tentu beda sekali. Dikti lebih banyak keilmuan kalau vokasi pada keahlian," tuturnya.
 
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pihaknya tengah menyusun cetak biru (blue print) pendidikan. Naskahnya ditargetkan selesai dalam enam bulan ke depan.
 
"Blue print sedang dibuat dan enggak bisa tergesa-tergesa, harus dikemas dalam suatu strategi. Harapannya dalam waktu enam bulan ini bisa selesai," kata Nadiem di acara ' Taklimat Media' di Gedung A Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 23 Desember 2019.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif