Dua penghargaan dari Habitat for Humanity Indonesia. Foto: Istimewa
Dua penghargaan dari Habitat for Humanity Indonesia. Foto: Istimewa

Dongkrak Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Lewat WASH in School

Citra Larasati • 23 September 2022 08:17
Jakarta:  Dua unit usaha Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas meraih penghargaan dari Habitat for Humanity (HfH) Indonesia atas komitmen dan dukungannya menyediakan sarana air bersih dan sanitasi bagi masyarakat sekitar. Salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan adalah dalam penyediaan air bersih dan sanitasi, utamanya di sekolah
 
Kedua unit usaha tersebut adalah PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills (Pindo Deli) Karawang dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.  Kegiatan ini juga dalam rangkaian 25 tahun HfH Indonesia berkiprah di Indonesia. 
 
“Kami menyambut baik kerja sama yang telah terjalin dengan HfH Indonesia untuk implementasi program CSR perusahaan sekaligus mendukung pemerintah dalam upaya meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat," ungkap Head of Sustainability Compliance APP Sinar Mas Sera Noviany, dalam siaran persnya, Jumat, 23 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sera menambahkan, salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan adalah dalam penyediaan air bersih dan sanitasi, baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah.  Melalui PT Pindo Deli Karawang dengan program WASH (Water Sanitation, and Hygiene) in School berupaya mendukung penyediaan akses air bersih dan sanitasi di tiga Sekolah Dasar Desa Wanakerta, Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.
 
Program yang dilakukan pada Agustus 2020 lalu ini didasari pada kondisi fasilitas MCK yang tidak layak dan kurangnya pengetahuan terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).  Sehingga membuat siswa kurang peduli terhadap kebersihan diri dan lingkungan. 
 
Sedangkan melalui PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk difokuskan pada program dukungan akses air bersih, sanitasi serta peningkatan pengetahuan dan kepedulian terkait PHBS kepada masyarakat dan stakeholder terkait.  Utamanya melalui pendekatan partisipatif selama 12 bulan.
 
Hal ini dikarenakan masyarakat di Dusun Tado Desa Singkalan memiliki keterbatasan sumber air bersih, sedangkan penampungan air bersih yang terdekat berjarak 10 – 15 km, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat terpaksa harus membeli.
 
"Kolaborasi antara pihak swasta, pemerintah, LSM dan partisipasi aktif masyarakat merupakan faktor kunci keberhasilan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih," tutup Sera.
Baca juga:  Fresh Graduate Lulusan ITS Bakal Dibantu Pengembangan Kariernya Lewat CDP

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif