Mendikbud, Muhadjir Effendy saat jumpa pers Digitalisasi Sekolah di Kemendikbud, Selasa (17/9). Foto:  Medcom.id/Intan Yunelia
Mendikbud, Muhadjir Effendy saat jumpa pers Digitalisasi Sekolah di Kemendikbud, Selasa (17/9). Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Tak Mungkin Terus Libur, Ruang Kelas Bebas Asap Disiapkan

Pendidikan kabut asap
Intan Yunelia • 17 September 2019 17:01
Jakarta: Pemerintah akan menyiapkan ruang kelas bebas asap bagi siswa yang terdampak kabut asap di Riau. Ruang kelas tersebut akan digunakan jika kabut asap tak kunjung hilang dalam beberapa waktu ke depan.
 
“Kita akan siapkan, jika terlalu lama kita akan lihat kondisinya. Kita akan segera rapatkan. Kemungkinan untuk membangun dan menyiapkan namanya ruang belajar bebas asap,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, di Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu 17 September 2019.
 
Kemendikbud menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mendesain teknologi ruangan bebas asap. Teknologi ini sudah digunakan sebelumnya, saat kabut asap akibat kebakaran hutan (Karhutla) pada 2015 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Memang kemudian kita tidak gunakan karena 2016 sampai 2018 kan aman. Kalau nanti situasi semakin parah tidak mungkin kita membiarkan anak-anak terus tidak masuk sekolah,” ujar Muhadjir.
 
Mendesain ruang kelas biasa menjadi ruang kelas bebas asap ini tidak memerlukan waktu cukup lama. Hanya butuh waktu sekitar dua atau tiga hari saja.
 
Ruang kelas nantinya akan menggunakan penyaring di jendela dan pintu, serta akan dipasang kipas exhaust untuk mengatur udara yang akan masuk dan keluar dari ruangan kelas.
 
Tak hanya itu ruangan kelas juga bisa ditempatkan akuarium untuk menjaga kelembaban di ruangan kelas. Tanaman-tanaman yang bisa menghasilkan CO2 disarankan untuk dipelihara di dalam kelas agar memproduksi oksigen yang baik di ruangan kelas.
 
“Setiap sekolah akan dibangun (ruang kelas bebas asap) tapi kita akan lihat nanti sampai seberapa waktu. Kalau masih satu minggu saja (asap) enggak perlu memakai ruang kelas bebas asap,” tutup Muhadjir.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif