Plt Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)    Haryono di 'Pembekalan Pancasila Wawasan Kebangsaan' gedung BPPT Jakarta (29/10).  Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan
Plt Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Haryono di 'Pembekalan Pancasila Wawasan Kebangsaan' gedung BPPT Jakarta (29/10). Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan

Pancasila Harus Jadi Roh Riset Masa Depan

Pendidikan pancasila
Muhammad Syahrul Ramadhan • 29 Oktober 2019 13:25
Jakarta: Keberadaan Pancasila perlu dijadikan landasan yang bersifat keilmuan agar tak bersifat abstrak dan hanya sekadar wacana. Pancasila juga harus menjadi roh dalam pendukung keilmuan tersebut, yakni riset di masa depan.
 
Kementerian Riset Teknologi (Kemenristek) bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar'Pembekalan Pancasila Wawasan Kebangsaan'. Sebanyak 1.500 mahasiswa mengikuti acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu.
 
Plt. Kepala BPIP, Haryono mengatakan, kegiatan ini akan membicarakan Pancasila untuk masa depan. Menurut Haryono Pancasila bukan hanya punya fungsi teologis berdasarkan landasan etis Ketuhanan Yang Maha Esa, tetapi juga punya fungsi teleologis, menerawang ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 'Leitstar Dinamis' bintang penuntun yang bisa memberikan orientasi pasa bangsa Indonesia dalam menatap masa depan," kata Haryono dalam sambutannya di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2019.
 
Haryono melanjutkan, selama ini masih sulit untuk menerjemahkan Pancasila dalam landasan keilmuan. Untuk itu dengan acara ini, diharapkan bisa menjadikan Pancasila sebagai landasan keilmuan.
 
"Forum ini digagas agar pancasila tidak abstrak, tidak hanya wacana, tetapi bisa dibumikan. Dalam membumikan pancasila menjadi paradigma keilmuan," ungkapnya.
 
Haryono mengatakan, Pancasila tidak bisa teraktualisasi tanpa penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Visi Pancasila merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, menurutnya hanya bisa tercapai apabila menguasai iptek.
 
"Ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa kuasai tanpa adanya riset," ujarnya.
 
Dengan begitu, Pancasila harus bisa menjadi roh riset di masa depan. Sumber inovasi dan sumber prestasi.
 
Sementara itu Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, mengatakan, agar inovasi bisa menjadi bangsa yang maju mahasiswa harus mengambil peran. Melalui pengembangan risetinovasi dengan dasar mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif