Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ini Pihak-pihak yang Terlibat Menyusun Statuta Perguruan Tinggi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 22 Juli 2021 13:34
Jakarta: Istilah statuta perguruan tinggi belakangan akrab di telinga. Pemicunya, polemik rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro yang cukup ramai diperbincangkan masyarakat.
 
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho mengatakan setiap Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) memiliki isi statuta yang berbeda. Statuta serupa UUD yang dimiliki masing-masing kampus.
 
"Itu yang kita baca satu per satu. Statuta itulah sebagai bentuk konstitusionalisme, di situlah aturan permainannya ditegakkan," tutur Jamal kepada Medcom.id, Kamis, 22 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) itu menyebut setiap PTNBH pasti memiliki statuta, termasuk UI. Statuta jadi aturan main bagi internal kampus.
 
"Bahwa setiap PTN BH itu punya apa yang dinamakan sebagai statuta, permainan secara internal. Jadi yang mengatur organ-organ PTN BH," kata Jamal kepada Medcom.id, Kamis, 22 Juli 2021.
 
Rektor UNS itu mengatakan, statuta merupakan hasil kesepakatan bersama pemangku kepentingan internal kampus. Contohnya, Majelis Wali Amanat (MWA), kemudian pimpinan perguruan tinggi, rektor, dewan guru besar, dewan profesor hingga senat akademik.
 
"Senat akademik itu yang mengatur dan mengawasai kinerja universitas, dalam hal ini rektor dalam hal akademik," terang dia.
 
Baca: Rektor Rangkap Jabatan Komisaris Boleh Saja, MRPTNI Beri Catatan
 
Pada bidang non akademik, kata dia, setiap PTN BH punya tata cara dan aturan sendiri. Setiap PTN BH satu sama lain tidak memiliki aturan yang sama.
 
"Itu yang dinamakan statuta. Statuta PTN BH itu ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah (PP). PP itu seperti apa? ini dinamis, bisa diubah, yang mengubah biasanya dari perguruan tinggi sendiri diusulkan ke sekretariat negara dan ditanda tangan presiden dalam bentuk PP," jelas Jamal.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif