Kepala LLDikti Wilayah III Kemendikbudristek, Paristiyanti Nurwardani. Foto: Dok. LLDikti
Kepala LLDikti Wilayah III Kemendikbudristek, Paristiyanti Nurwardani. Foto: Dok. LLDikti

Jumlah Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah III Bertambah Jadi 291 Profesor

Pendidikan Pendidikan Tinggi Guru Besar Perguruan Tinggi Kemendikbudristek
Citra Larasati • 20 Januari 2022 11:59
Jakarta:  Jumlah guru besar atau profesor di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Kemendikbudristek bertambah menjadi 291 orang.  Angka ini bertambah pascapengukuhan guru besar Universitas Pelita Harapan, Prof. Dr. Sabrina Oktaria Sihombing, S.E., M.Bus., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Rabu, 19 Januari 2022.
 
Tak dapat dimungkiri bahwa perguruan tinggi unggulan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Selain akreditasi, fasilitas, berbagai inovasi dan prestasi, keberadaan guru besar juga menjadi faktor tingginya kualitas sebuah perguruan tinggi.
 
Hal ini disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Kemendikbudristek, Paristiyanti Nurwardani pada acara pengukuhan guru besar tersebut.  Menurut Paris, guru besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jabatan ini diberikan oleh pemerintah kepada dosen yang sudah memenuhi persyaratan akademik dan nonakademik.  "Keberadaan guru besar memberikan spirit baru bagi sivitas akademika dan dunia pendidikan tinggi, baik dalam peningkatan mutu pembelajaran, penelitian dan publikasi, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat” imbuh Paris.
 
Paris menambahkan, bahwa pencapaian seorang dosen hingga ke jenjang Profesor tidaklah mudah dan harus melalui perjalanan yang panjang.  "Perlu komitmen dan integritas yang kuat untuk mewujudkannya,” imbuh Paris.
 
Baca juga:  Prahara Yuri, Raih Doktor Usai Kaji Pasien Hipospadia Dengan Chordee
 
Pasalnya, guru besar juga harus senantiasa membagi ilmu kepada generasi muda, sekaligus memberi kontribusi untuk Indonesia dengan menghasilkan karya-karya ilmiah yang berdampak dari bidang keilmuan yang ditekuninya.
 
Pada saat yang bersamaan, Sabrina Oktaria Sihombing menyampaikan orasi ilmiahnya.  Ia menyampaikan, bahwa pentingnya memahami nilai-nilai pribadi yang dapat memengaruhi perilaku individu untuk mencapai manajemen berkelanjutan.
 
“Manajemen berkaitan dengan orang-orang yang melakukan aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan demikian, dalam manajemen perlu pemahaman yang baik akan faktor-faktor eksternal dan internal yang dapat memengaruhi perilaku individual.” papar Sabrina.
 
Seiring dengan dikukuhkannya Sabrina, maka jumlah Profesor di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Kemendikbudristek menjadi 291 orang.  Dengan adanya tambahan profesor baru ini, mudah-mudahan akan menjadi nyawa dan pelita harapan percepatan transformasi pendidikan tinggi yang fokus pada  implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka bagi LLDikti Wilayah III. 
 
"Profesor Sabrina juga diharapkan menjadi duta peningkatan mutu tridarma perguruan Tinggi di UPH dan saya yakin beliau dipersembahkan oleh UPH dari Jakarta untuk Indonesia dan dunia," seru Paris.
 
Pengukuhan Sabrina,  kata Paris, akan menginpirasi LLDikti Wilayah III dalam menjalankan tugas dan fungsi serta lebih memfasilitasi penilaian angka kredit pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi sesuai dengan amanat dalam Permendikbudristek Nomor 35 Tahun 2021.
 
"Sekali lagi dengan penambahan guru besar ini, maka UPH akan menjadi pelita harapan bagi Indonesia. Kami LLDikti Wilayah III DKI akan selalu kolaborasi, kolaborasi, dan kolaborasi untuk  mempersembahkan inovasi dari Jakarta untuk Indonesia, dan dunia,” tutup Paris.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif