Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Senat IPB Setuju Beri Gelar Honoris Causa untuk Doni Monardo

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi IPB
Citra Larasati • 21 Oktober 2020 17:52
Jakarta: Rapat Pleno Senat Akademik (SA) Institut Pertanian Bogor (IPB) University menyetujui pemberian gelar kehormatan Doktor Honoris Causa kepada Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo.
 
Sesuai Peraturan Senat Akademik IPB Nomor 05/2015 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) di lingkungan IPB, Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan atas karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang IPTEKS. Selain itu juga atas pengabdian dan jasanya yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan, pembangunan dalam arti luas, dan kemanusiaan.
 
Dalam perjalanan kariernya, Doni senantiasa memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Dalam berbagai penugasan, baik saat mulai bertugas di Aceh, kemudian Danrem 061/Surya Kencana Bogor, selanjutnya sebagai Danjen Kopasus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas dan kini Kepala BNPB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diperoleh fakta yang kuat bahwa Letjen TNI Doni Monardo senantiasa berperan yang sangat nyata dalam meningkatkan dan mengembalikan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia," kata Rektor IPB, Arif Satria, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Baca juga: Presiden Minta FRI Kaji Pasal dan Dampak Omnibus Law
 
Paling tidak, kata Arif, terdapat lima rangkaian kegiatan aksi yang dinilai luar biasa. Yakni membangkitkan kepedulian lingkungan dan memberikan pelatihan keterampilan (environmental awareness and training). Lalu memobilisasi sumber daya (resource mobilization) dan membangun jaring kerja kolaborasi (pentahelix).
 
Kemudian memulihkan dan merehabilitasi keanekaragaman hayati spesies dan ekosistem. Membangun kolaborasi penegakan hukum dan melakukan advokasi kebijakan. Seluruh lima kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, terutama karena adanya kepemimpinan lingkungan (environmental leadership) yang kuat dan menonjol pada Doni Monardo.
 
"Pengabdian dan jasa beliau yang luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, pendidikan, pembangunan pertanian dalam arti luas serta kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi kita semua," tutup Arif.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif