Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Panca Syurkani.
Guru sedang mengajar di muka kelas, MI/Panca Syurkani.

PJJ Tak Efektif, Orang Tua Siap Sambut Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan Virus Korona sekolah Pembelajaran Daring
Ilham Pratama Putra • 24 November 2020 17:23
Jakarta:  Pemerintah telah memberi lampu hijau kepada sekolah untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Januari 2021. Kebijakan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri itu pun mendapat repsons positif dari sebagian orang tua.
 
Salah satunya, Andriyani. Dia merasa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang selama ini dijalankan anaknya, Rizky Satria tidak efektif.  "Karena sekolah PJJ enggak efektif lagi. Anak sudah mulai malas, enggak fokus lah, Saya sering lihat dia belajar sambil tiduran, sambil main game, mau dipaksain belajar pasti udah capek juga," kata Andriyani kepada Medcom.id, Selasa, 24 November 2020.
 
Menurutnya, Rizky yang saat ini duduk di bangku kelas 11 SMA Panglima Sudirman 1 Bekasi sudah siap untuk menjalankan protokol kesehatan saat PTM diberlakukan.  Andriyani pun sudah berkoordinasi dengan guru di sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah ada imbauan di grup Whatsapp banyak protokol kesehatan yang ketat ya, dan kalau saya lihat anak Saya sudah siap karena dia sudah SMA," sambung Andriyani.
 
Baca juga:  Menolak Tatap Muka, Orang Tua Minta PJJ Tetap Dilayani
 
Dia meyakini anak seusia Rizky sudah lebih bisa di atur untuk tidak larut dalam euforia PTM. Rizky sudah paham konsekuensi PTM di tengah pandemi.
 
"Anaknya ngerti kalau dibilang jangan dekat-dekat dulu, udah punya nalar soal penularan. Mereka bisa jaga diri, setidaknya soal cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak udah enggak perlu dikasih tahu lagi, dia udah ingat," terang Andriyani.
 
Tinggal bagaimana sekolah bisa terus mewanti-wanti siswa saat ada di sekolah. Sekolah harus terus memberi peringatan kepada siswa agar menjaga diri dari penularan virus.
 
"Misal sekolah setiap bel istirahat kasih pengumuman untuk jaga protokol, pas bel pulang juga diingatkan untuk pulang langsung ke rumah. Kalau Saya sendiri sudah siapkan bekal untuk dia karena udah enggak ada kantin kan, terus juga menghindari dia berinteraksi sembarangan di luar," tutup Andriyani.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif