Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Respons Unas Atas Petisi Penolakan Rencana Wisuda Tatap Muka

Pendidikan Pendidikan Tinggi Wisuda
Ilham Pratama Putra • 20 November 2020 21:09
Jakarta: Universitas Nasional (Unas) Jakarta berencana menggelar wisuda untuk para lulusan pasca sarjana pada 28-29 November 2020 secara tatap muka. Hal ini mendapat penolakan dari para mahasiswa.
 
Bahkan, sejumlah mahasiswa telah mengirimkan petisi penolakan terhadap kampus. Namun, pihak kampus berdalih jika petisi itu belum sampai pihak universitas.
 
"Nanti saya coba teruskan (penolakan mahasiswa). Kami malah belum dapat informasi (ada petisi) tersebut," ujar Humas Unas, Aprina kepada Medcom.id, Jumat, 20 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keterangan Aprina berbeda dengan pengakuan Juru bicara mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik, Habiburahman. Habib, sapaan akrabnya, menyebut petisi itu telah disampaikan kepada pihak rektorat.
 
"Tapi para pejabat rektorat diam, tidak membalas komunikasi yang kita bangun," terang Habib kepada Medcom.id, Jumat, 20 November 2020.
 
Baca:Januari 2021, Perguruan Tinggi Juga Diizinkan Belajar Tatap Muka
 
Menurut Habib, dosen-dosen pasca sarjana di fakultasnya menyetujui petisi yang dibuat mahasiswa. Habib mengaku mendapat dukungan dari beberapa dosen. "Sementara dosen-dosen Sekolah Pascasarjana (SPs) Unas Ilmu Politik mendukung upaya kami dengan tetap mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif," ucap Habib.
 
Menurutnya, tidak mungkin jika pihak kampus tidak menerima petisi tersebut. Habib memberikan bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan Wakil Rektor 1 Unas, Iskandar Fitri.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif