Pengumuman Pemenang Lomba 'Cover' Lagu 'Condong pada Mimpi'. Foto: Dok. Kemendikbud
Pengumuman Pemenang Lomba 'Cover' Lagu 'Condong pada Mimpi'. Foto: Dok. Kemendikbud

Pendidikan Vokasi

Kemendikbud Umumkan Pemenang Lomba 'Cover' Lagu 'Condong pada Mimpi'

Pendidikan Pendidikan Vokasi SMK Perguruan Tinggi
Citra Larasati • 29 November 2020 09:29
Jakarta:  Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperkenalkan pendidikan vokasi dengan menyelenggarakan lomba cover lagu lagu “Condong pada Mimpi - Vokasi Berjaya” (CPM-VB).  Seleksi ketat telah dilakukan terhadap lebih dari 1.000 video yang bersaing dalam ajang ini.
 
Selain untuk lebih memperkenalkan vokasi kepada khalayak luas, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kemendikbud, Wikan Sakarinto juga ingin mengajak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat (passion).  Melalui lagu CPM-VB, ia berharap, generasi muda dapat mengetahui pendidikan vokasi dan dapat memilih jalur ini dengan lebih yakin jika itu memang mimpi, gairah, dan minat mereka. 
 
“Saya ingin menyampaikan pesan yang memotivasi generasi muda dan orang tua juga harus tahu passion bakat anak. Jangan anggap versi kebahagiaan anak adalah versi kebahagiaan orang tua. Jangan sampai keterpaksaan itu terjadi kepada anak-anak kita” jelas Wikan, dalam keterangannya, Minggu, 29 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan capaian tahun ini, Wikan bersemangat untuk menggelar acara yang lebih menarik di tahun depan. “Jangan cepat puas, tahun depan harus lebih baik lagi,” ucap Wikan.
 
Ajang ini menurut Wikan, efektif dalam menggali kreativitas peserta didik vokasi di bidang kesenian.  “Banyak anak kursus yang (potensi berkeseniannya) mengalahkan anak SMK, dan seterusnya,” ungkap Wikan saat mengomentari antusiasme peserta meng-cover lagu yang ia ciptakan bersama Wahyu “Unyep” itu. 
 
Baca juga:  30 November, KPAI Gelar Rakornas Persiapan Pembukaan Sekolah
 
Lagu CPM-VB sendiri dikreasikan Wikan Sakarinto sejak pertengahan 2020, bertepatan dengan masa pandemi covid-19.  Menggandeng kreator musik dan lirik, Wahyu Hermawan yang berduet dengan Darmawan Okto, lagu ini dinilai sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
 
Wahyu merasa bersyukur dan bangga ketika terlibat dalam proyek pembuatan lagu tersebut. Lagu yang mereka ciptakan sengaja dibuat dengan nuansa kekinian. Bahkan menurutnya, jika dituangkan dalam aransemen tertentu, bisa dinikmati oleh kelompok usia manapun.
 
Ia tak menyangka, di masa pandemi tetap bisa menghasilkan sesuatu yang positif. Harapannya lagu ini bisa memotivasi dan menginspirasi para penikmat musik lintas generasi. 
 
“Terus berkarya, jangan menyerah, warna mimpi banyak sekali maka raihlah itu,” seru Wahyu yang juga menjadi juri pada kompetisi ini. 
 
Musisi Purwacaraka pada kesempatan yang sama memberikan apresiasi pada penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai ide Wikan sangat brilian dan hebat dalam membangun awareness agar pendidikan vokasi lebih dihargai di masyarakat. 
 
Purwacaraka menambahkan, pendidikan vokasi itu sangat penting saat ini. Sebab, apa yang dipelajari saat ini dengan apa yang akan menjadi masa depannya sudah tergambar dengan jelas.
 
“Mereka lebih siap masuk ke dunia kerja. Terima kasih telah dilibatkan untuk melihat ini semua,” katanya. 
 
Tak ketinggalan, Novia Bachmid, alumni SMK Paramitha 1 jurusan Mulitimedia ini merasa bersyukur dengan pilihannya, telah menempuh pendidikan vokasi.  Sebagai penyanyi, berbekal ilmu yang dimiliki, ia mampu mengedit suara dan videonya sendiri. 
 
Novia bangga karena ilmu yang ia dapat, menunjang kariernya saat ini.  “Untuk generasi milenial, jangan sungkan untuk memilih vokasi,” kata pemenang ajang Indonesian Idol itu. 
 
Musisi Bebi Romeo yang jug menjadi juri menyampaikan kekaguman atas bakat kesenian yang ditampilkan para peserta. “Kok saya temukan orang unik di sini. Ada peserta yang membuat Saya terkagum-kagum dengan caranya bermain gitar. Itu positif, bagus dan layak untuk didengar. Ini memang sesuatu,” kata Bebi.
 
Ia mengakui, ajang ini turut menambah wawasan seputar pendidikan vokasi. Beragam informasi ia dapatkan mulai dari keragaman satuan pendidikan, profil institusi, fasilitas pendukung pembelajaran, dan berbagai keunggulan lainnya.
 
“Saya berterima kasih karena melihat banyak hal di sini,” lanjut Bebi.
 
Berikut daftar pemenang Lomba cover lagu lagu “Condong pada Mimpi - Vokasi Berjaya” (CPM-VB):
 
Kategori A (peserta didik, pendidik, civitas aktif pada satuan pendidikan vokasi):
 
Juara I   :  Btari Chinta dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sekolah Musik Vidi Vici 
Juara II  :  Pro-Vokasi dari Vokasi Universitas Brawijaya. 
Juara III :  Yula Diana dari SMK Negeri 1 Grati
 
Kategori B (umum dan alumni vokasi): 
 
Juara I   :  Olive Prima asal Depok, Jawa Barat. 
Juara II  : Purnama Nuraeni, Kota Bogor, Jawa Barat 
Juara III : EBB asal Kabupaten Tulungagung. 
 
Kategori C (politeknik dan satuan pendidikan vokasi):
 
Juara I   :  LKP Nuning
Juara II  :  SMKS TI Muhammadiyah Cikampek
Juara III :  Indonesia Tourism School-Bali
 
Terakhir, Kemendikbud juga memberi apresiasi untuk pemenang kategori Ekspos Digital yaitu Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Politeknik Negeri Lampung, dan Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB).  
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif