Ilustrasi. ANT/Galih Pradipta
Ilustrasi. ANT/Galih Pradipta

Materi Asesmen 'Pengganti UN' Tidak Bisa 'Di-bimbel-kan'

Pendidikan Ujian Nasional
Sri Yanti Nainggolan • 28 Juni 2020 13:11
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) di 2021. Evaluasi yang bersifat nasional ini tidak mengevaluasi peserta didik seperti pada UN, namun lebih kepada asesmen tata kelola pendidikannya.
 
"Yang dievalusi itu bukan anaknya, tapi tata kelola pendidikannya. Tidak pada mata pelajaran tertentu. Pokoknya asesmen itu nanti mengevaluasi hal-hal yang tidak bisa dibimbelkan (bimbingan belajar)" ujar Plt. Irjen Kemendikbud Chatarina Muliana Girsang dalam webinar 'Crosscheck' Medcom.id, Minggu, 28 Juni 2020.
 
Baca juga:Mayoritas Daerah Tak Komitmen Soal Anggaran Pendidikan 20%

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chatarina menjelaskan, bahwa selama ini evaluasi yang digunakan UN cenderung menguji pada bidang-bidang sains seperti IPA, dan matematika. Sehinggabanyak siswa yang sulit meraih nilai tinggi di mata pelajaran tersebut, karena memang kecerdasan atau pun bakatnya tidak di bidang tersebut.
 
Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPAI, Retno Listyarti menambahkan, bahwa dirinya secara pribadi sebagai pendidik memang sejak dulu tidak mendukung keberadaan UN. Sebab menurutnya, UN tidak memberi ruang kepada ragam kecerdasan anak.
 
Baca juga:Kemendikbud: Juknis PPDB Salah, Picu Kegaduhan dan Kesalahpahaman
 
"Kami apresiasi bahwa dengan parameter yang baru itu tidak berorientasi pintar dan tidak pintar hanya dengan menggunakan kecerdasan akademik. Padahal kecerdasan akan ada delapan. Ada yang punya talenta berbicara, mungkin tidak bisa matematika. Artinya dia punya kecerdasan lain," terang mantan kepala sekolah SMAN 3 Jakarta ini.
 
Terlebih lagi dalam pelaksanaan yang lalu, UN juga banyak dijadikan untuk mengukur sejumlah parameter. Seperti pernah menjadi penentu kelulusan hingga menjadi salah satu kriteria seleksi di PPDB jalur Zonasi.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif