Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kemendikbud: Bertambah 800 Sekolah Negeri Sejak Diberlakukan Zonasi

Pendidikan Kebijakan pendidikan
Antara • 29 Juni 2020 15:36
Jakarta: Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan terdapat penambahan sekolah baru sejak diterapkannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi. Penambahan dianggap cukup signifikan.
 
"Ada penambahan sekitar 800 sekolah negeri dan 5.000 sekolah swasta," ujar Hamid saat dihubungi di Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.
 
Hamid menjelaskan PPDB berbasis zonasi mulai diterapkan sejak 2017. Penerapan tersebut berdasarkan Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 17 tahun 2017. Pada awal penerapannya, sebanyak 90 persen kuota sekolah diperuntukkan bagi siswa yang berada di sekitar sekolah. Sebanyak 10 persen sisanya untuk jalur prestasi dan perpindahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak diterapkan PPDB berbasis zonasi tersebut, kata Hamid, pemerintah daerah menyadari kondisi pendidikan di daerahnya. Sejumlah pemerintah daerah kemudian membangun sekolah di daerah yang tidak memiliki sekolah.
 
Dalam perkembangannya, kata dia, PPDB berbasis zonasi tersebut berubah persentasenya. Berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019, disebutkan jalur zonasi paling sedikit 50 persen dari daya tampung sekolah, jalur afirmasi paling sedikit 15 persen dari daya tampung sekolah, jalur perpindahan tugas orang tua paling banyak lima persen. Sisa kuota dapat digunakan untuk jalur prestasi.
 
Baca:PPDB Jalur Prestasi Tak Boleh Gunakan Kriteria Usia
 
Pada PPDB 2020, Kemendikbud juga melibatkan sekolah swasta di daerah. Tujuannya, agar pemerintah daerah tidak mengeluh kekurangan daya tampung untuk sekolah negeri pada saat PPDB, dan dijadikan alasan untuk pembangunan sekolah baru.
 
Padahal, di zona tersebut terdapat banyak sekolah swasta yang justru kekurangan murid. Makanya, untuk zona yang penduduknya padat diharapkan dapat berkolaborasi dengan sekolah swasta.
 
"Saya kira metode ini sudah diselenggarakan di Bandung maupun Surabaya," kata Hamid.
 
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengakui ada penambahan pembangunan sekolah sejak diterapkan sistem zonasi. "Misalnya di Bekasi ada penambahan tujuh sekolah dan kemudian di Tangerang ada penambahan sembilan sekolah baru," kata Retno.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif