NEWSTICKER
Plt. Rektor Universitas Trisakti Ali Ghufron Mukti. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Plt. Rektor Universitas Trisakti Ali Ghufron Mukti. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Trisakti Siapkan Perkuliahan Daring Antisipasi Libur Korona

Pendidikan Virus Korona beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 Maret 2020 18:57
Jakarta: Plt. Rektor Universitas Trisakti Ali Ghufron Mukti mengatakan, pihaknya sudah menyiapakan perkualiahan secara daring, apabila tidak memungkinkan menggelar perkuliahan secara tatap muka karena penyebaran virus Korona. Ada dua perangkat yang nantinya digunakan untuk pembelajaran daring.
 
"Sekarang kami masih tetap kuliah, namun kita sudah membangun pusat khusus online courses itu di FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain)," jelas Ghufron kepada wartawan di Kampus Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2020.
 
Selain itu juga pihaknya mempunyai Smart Class Room. Sehingga perkulihan bisa dilakukan dari dan di mana saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bisa diakses dari rumah. Dari tempat kerja dari manapun. Jadi kami berharap apapun yang terjadi tidak menggangu aktivitas kuliah di Universitas Trisakti, kita terus mengembangkan model perkuliahan agar tidak terganggu," terang pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ini.
 
Baca juga:Universitas Trisakti Keluarkan Protap Pencegahan Korona
 
Hari ini Universitas Trisakti menggelar sosialisasi Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Virus Korona di lingkungan kampus. Sosialisasi ini untuk merespons semakin banyaknya kasus positif Korona di Indonesia.
 
"Kejadian Covid-19 ini sudah luar biasa. Jadi kalau tidak salah Senin baru dua kasus, sekarang 34 kasus. Berarti penambahan itu ratusan persen," ujar Ghufron.
 
Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menerbitkan Surat Edaran nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus (covid-19) pada satuan pendidikan. Surat edaran ini ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Provinsi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi hingga Kepala Sekolah di seluruh Indonesia.
 
Terdapat 18 butir yang dapat menjadi rujukan bagi sekolah, perguruan tinggi hingga dinas pendidikan dalam melakukan pencegahan, perkembangan, dan penyebaran virus Korona, Surat yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim ini meminta adanya optimalisasi peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) atau unit layanan kesehatan di perguruan tinggi.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif