Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Nadiem Diminta Perjuangkan Subsidi Gaji Guru Honorer

Pendidikan Guru Honorer
Ilham Pratama Putra • 27 Agustus 2020 21:26
Jakarta: Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengawal pelaksanaan pemberian subsidi gaji kepada guru honorer. Pasalnya, nasib guru honorer di tengah pandemi ini begitu miris.
 
Namun, Dede berharap agar bantuan itu tidak memiliki syarat yang sulit. Contohnya, tidak menyertakan syarat kepemilikan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
 
"Mohon kawan-kawan honorer kita yang tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan itu bisa ikut diperjuangkan mendapatkan tunjangan yang Rp600 ribu per bulan itu dari pemerintah," kata Dede dalam rapat kerja Komisi X DPR RI secara virtual, Kamis, 27 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sebaiknya ayarat itu tidak diberlakukan, sebab masih banyak tenaga honorer yang tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai perlu dukungan dari Kemendikbud agar bisa mensejahterakan para guru honorer.
 
"Banyak honorer yang sampai saat ini mengatakan, kami tidak pernah terdaftar sebagai BPJS Ketenagakerjaan, apalagi sekolah sekolah swasta memang tidak mendaftarkan. Tolong diperjuangkan Mas Menteri," ungkapnya.
 
Baca:Data Guru Honorer Penerima Subsidi Gaji Diusulkan Mengacu Dapodik
 
Sebelumnya, Ketua Umum Perkumpulan Honorer Kategori 2 Indonesia (PHK2I), Titi Purwaningsih juga berharap syarat guru honorer penerima subsidi gaji agar dipermudah, Menurut Titi, pemberian subsidi gaji bisa dilakukan mengacu Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
 
"Sebaiknya skema pengambilan data lewat Dapodik Kemendikbud dan yang sudah punya Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)," kata Titi kepada Medcom.id.

Dia mengapresiasi langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) jika subsidi sebesar Rp600 ribu ini dapat direalisasikan. Sebab, guru honorer sangat membutuhkan bantuan tersebut.
 
"Tentu bantuan Rp600 ribu per bulan sangat membantu para tenaga honorer, terlebih saat pandemi ini," sambung Titi.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah membuka kemungkinan untuk memberikan subsidi gaji kepada guru honorer. Jumlah yang diberikan sama dengan subsidi kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta yaitu Rp600 ribu per bulan.
 
Baca:FSGI: Hanya Sedikit Guru Honorer yang Punya BPJS Ketenagakerjaan
 
Menurut dia, pemberian subsidi gaji kepada guru honorer ini tengah dibahas oleh kementerian terkait yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
 
"Ada isu guru honorer dimasukkan dalam daftar penerima manfaat, baik yang sudah terdaftar di dalam BP Jamsostek dan saat ini di dalam proses penyempurnaan melalui database di Kemendikbud maupun KemenPAN-RB," kata Sri dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020.
 
Meski begitu, Sri Mulyani tidak menjelaskan secara rinci mengenai subsidi gaji kepada guru honorer ini. Begitu pula terkait mekanisme penyalurannya, apakah akan sama seperti subsidi gaji bagi pekerja swasta yang ditransfer ke rekening penerima sebesar Rp1,2 juta sebanyak dua kali.
 
(AGA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif