Hatta Rajasa saat menyampaikan Orasi Ilmiahnya usah menerima gelar Doktor Kehormatan dari ITB. Foto: ITB/Dok.Humas
Hatta Rajasa saat menyampaikan Orasi Ilmiahnya usah menerima gelar Doktor Kehormatan dari ITB. Foto: ITB/Dok.Humas

Hatta Rajasa Terima Gelar Doktor Kehormatan dari ITB

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 25 November 2019 18:37
Jakarta:Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Ir. M. Hatta Rajasa di Aula Barat ITB, Jl. Ganesa No 10, Bandung, Senin, 25 November 2019.
 
Penganugerahan gelar doktor kehormatan tersebut merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan yang diberikan ITB kepada putera/puteri bangsa yang memiliki kontribusi yang luar biasa dalam satu dari empat bidang yang menjadi tolok ukur.
 
Pemberian gelar Doktor Honoris Causa tersebut merupakan yang ke-13 kalinya yang diberikan oleh ITB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga merupakan peraih gelar Doktor Kehormatan dari ITB pada 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Tim Promotor Prof. Dr. B. Kombaitan, M.Sc., menjelaskan, bahwa terdapat empak tolak ukur dalam pemberian gelar Doktor Kehormatan kepada Ir. M. Hatta Rajasa. Pertama dilihat dari kontribusi dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ilmu sosial, budaya, kemanusiaan dan/atau kemasyarakatan.
 
Kedua, kontribusi dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sekelompok bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ilmu sosial, budaya, kemanusiaan, dan/atau kemasyarakatan. Kemudian yang ketiga, kontribusi dalam kemajuan kemakmuran, dan/atau kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia atau umat manusia.
 
Dan keempat, kontribusi dalam pengembangan hubungan baik antara bangsa dan negara Indonesia dengan bangsa dan negara lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ilmu sosial budaya, kemanusiaan, dan/atau kemasyarakatan.
 
“Dengan memerhatikan keempat tolok ukur tersebut, dan didasarkan atas penilaian terhadap rekam jejak dan capaian-capaian dari Ir. M. Hatta Rajasa di bidang kebijakan publik, kami memandang bahwa Ir. M. Hatta Rajasa layak untuk mendapatkan anugerah gelar Doktor Kehormatan dari Institut Teknologi Bandung,” ungkap Ketua Tim Promotor dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban, dikutip dari laman ITB, di Jakarta, Senin, 25 November 2019.
 
Lebih khususnya, Alumni Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung angkatan ke-73 ini, meraih gelar tersebut dengan kontribusinya pada pengembangan kebijakan publik di Indonesia dalam kiprah yang panjang selama sekitar 15 tahun di bidang politik dan birokrasi.
 
Pada sidang terbuka tersebut, Hatta Rajasa menyampaikan orasi ilmiahnya pada bidang kebijakan publik terkhusus dalam lingkup ekomomi dengan judul “Kebijakan Publik Unggul: Tantangan Ekonomi Indonesia Kemarin, Kini, dan Esok". Ia mengutarakan lima agenda dalam menyongsong pembangunan ekonomi menuju Indonesia Maju 2045.
 
Agenda pertama dan utama adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, membangun pusat-pusat pertumbuhan baru. Ketiga, penguatan connectivity dan infrastruktur.
 
Selanjutnya, agenda keempat, transformasi ekonomi ekstraktif menuju value added economy. Terakhir, agenda kelima, entrepeneurial economy.
 
“Pada akhirnya, Indonesia esok haruslah menjadi negara yang menang. Indonesia adalah negara dan bangsa yang patut diperjuangkan, karena negara dan bangsa ini adalah Rahmad Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai penutup, izinkan saya sekali lagi menyampaikan terima kasih yang tulus kepada ITB, almamater tercinta atas Penghargaan Doktor Kehormatan. Kehormatan ini akan saya mempertanggungjawabkan kepada Tuhan, almamater, bangsa dan negara,” tutup Hatta.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif