Seorang dokter gigi tengah di ruang praktiknya, MI/Immanuel Antonius.
Seorang dokter gigi tengah di ruang praktiknya, MI/Immanuel Antonius.

Bupati Serang Siapkan Beasiswa Kedokteran di Untirta

Pendidikan beasiswa
Antara • 22 Mei 2019 15:04
Serang: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menyediakan beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk masyarakat tidak mampu secara ekonomi di wilayahnya.
 
Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, tahun ini direncanakan ada beasiswa untuk lima calon mahasiswa yang akan masuk ke Fakultas Kedokteran Untirta. "Beasiswa ini khusus masyarakat Kabupaten Serang yang tidak mampu secara ekonomi,
tetapi punya kualitas dan kemauan untuk kuliah," kata Asep dikutip dari Antara, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Pemkab Serang juga telah memberikan tujuh beasiswa diploma tiga (D-3) bagi mahasiswa yang berhasil lolos ke Universitas Indonesia (UI), 10 beasiswa sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN), dan 30 beasiswa diploma satu (D-1) di Untirta. Kemudian beasiswa sarjana untuk 351 guru PAUD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Pemkab Serang juga memberikan beasiswa untuk 1.650 siswa SD. Dengan perincian, 1.250 siswa miskin, 313 siswa berprestasi, dan 87 siswa penghafal Alquran. Kemudian beasiswa untuk 2.452 siswa SMP. Dengan perincian, 2.012 siswa miskin, 314 siswa berprestasi, dan 125 siswa penghafal Alquran.
 
Baca:Pendidikan Kedokteran Perlu Berevolusi Hadapi Perubahan Zaman
 
Menurut Asep, Bupati Serang saat ini memberikan perhatian luar biasa terhadap pendidikan, karena bupati memahami memahami bahwa pendidikan adalah investasi masa depan. :Ibu Bupati berulangkali menyampaikan bahwa tidak boleh ada siswa putus sekolah. Bukan hanya itu, telah ada beasiswa perguruan tinggi. Jadi silakan masyarakat memanfaatkan dengan baik," ujarnya.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, kesejahteraan guru juga telah diperjuangkan oleh Pemkab Serang melalui kebijakan Bupati Serang. Hal tersebut dibuktikan dengan insentif untuk guru dari berbagai kategori. "Bahkan insentif diberikan hingga untuk operator sekolah," katanya.
 
Keberhasilan program pembangunan pendidikan sudah terlihat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang, angka rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Serang pada 2016 sebesar 6,98 tahun. Mengalami peningkatan sebesar 0,19 yakni menjadi 7,17 tahun pada
2017.
 
"Peningkatan rata-rata lama sekolah ini mencapai angka tertinggi di wilayah Provinsi Banten bersama-sama dengan Kota Tangerang Selatan," ujar Pandji.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif