Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbudristek, Tjitjik Sri Tjahjandarie. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbudristek, Tjitjik Sri Tjahjandarie. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Kemendikbudristek dan NVIDIA Kolaborasi Bangun Ekosistem AI Pendidikan Tinggi

Pendidikan kecerdasan buatan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi artificial intelligence
Ilham Pratama Putra • 26 Januari 2022 21:31
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melakukan kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, NVIDIA. Kolaborasi dilakukan untuk membangun ekosistem artificial intelligence (AI) pada lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia.
 
"Implementasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan ini akan mendukung pengembangan sektor pendidikan tinggi," ujar Plt. Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbudristek, Tjitjik Sri Tjahjandarie secara daring, Rabu 26 Januari 2022.
 
Kerja sama ini kata dia akan menjadi motivasi bagi terciptanya pembangunan teknologi yang menyeluruh bagi pendidikan tinggi. Mulai dari mahasiswa, alumni serta peningkatan kualitas dosen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuan kerja sama ini juga untuk mewujudkan perguruan tinggi yang sangat siap untuk menghadapai dunia nyata. Bagaimana kita membangun ekosistem pendidikan yang relevan menghadapi 5.0," lanjutnya.
 
Baca: Masih Berstatus Level 2, Anies Tetap Berlakukan PTM 100% di Jakarta
 
Pada kesempatan yang sama, Plt. Dirjen Dikti, Nizam menyampaikan kerja sama ini akan meningkatkan kualitas mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Peningkatan kemampuan AI akan menunjang kompetensi mahasiswa dalam teknologi.
 
Menurut Nizam, hal ini sejalan dengan visi pemerintah yang ingin segera menyiapkan talenta digital. Konstruksi AI di kampus sama dengan mempercepat kesiapan talenta digital tersebut.
 
"Sangat penting bagi kami memastikan bahwa generasi muda kuat dalam AI, machine learning, Internet of Things (IOT) dan lain-lain yang sangat dibutuhkan oleh industri," ungkap Nizam.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif