Mengemban tanggung jawab sosial, para lulusan memulai perjalanan baru untuk berkarya dan memberi dampak nyata berlandaskan nilai dan kompetensi. Sebanyak 2.962 lulusan resmi dikukuhkan dalam wisuda kali ini.
Sejalan dengan tema “Bangga Atma: Berkarya dan Berdampak Nyata!”, para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu berkontribusi bagi diri, sesama, dan bangsa.
Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), menegaskan, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengaktualisasikan ilmu dalam kehidupan nyata. “Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk membuktikan bahwa ilmu yang telah diperoleh memiliki makna dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Posisi di Tingkat Nasional dan Global
Selaras dengan semangat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Unika Atma Jaya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berstandar internasional. Komitmen ini tercermin dalam berbagai capaian institusional di tingkat global.Hingga saat ini, sejumlah program studi Unika Atma Jaya telah meraih pengakuan internasional. Program Studi Sarjana Hukum dan Magister Hukum terakreditasi FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). Sementara itu, Program Studi Sarjana Bioteknologi, Sarjana Teknologi Pangan, dan Magister Bioteknologi telah memperoleh akreditasi dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).
Selain itu, Program Studi Sarjana Akuntansi juga memiliki pengakuan dari ACCA (Association of Chartered Certified Accountants). Adapun program studi lainnya, yaitu Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi, dan Magister Manajemen, serta Program Studi Pendidikan Profesi Dokter (PSPPD), telah terakreditasi oleh AUN-QA (ASEAN University Network – Quality Assurance).
Pada tahun 2026, Unika Atma Jaya kembali meneguhkan posisinya sebagai Top 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, serta masuk dalam jajaran 3 perguruan tinggi swasta terbaik nasional versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026. Di bidang kesehatan, Unika Atma Jaya juga menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta di Indonesia untuk bidang Kedokteran dan Kesehatan.
Selain itu, Unika Atma Jaya masuk dalam Top 10 perguruan tinggi dengan tingkat kesiapan kerja terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2026. Capaian ini bukan sekadar pengakuan, melainkan bukti komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sehingga lulusan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Prestasi Mahasiswa dan Internasionalisasi
Semangat berkarya mahasiswa Unika Atma Jaya tercermin dari berbagai capaian akademik dan non-akademik sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Di tingkat nasional, mahasiswa menorehkan prestasi dalam berbagai ajang, seperti National Public Relations Campaign Competition 2025, National Student Conference 2026 dengan tema “From Green Minds to Green Actions: Empowering Young Generation for Real Actions”, serta UGM ASEAN Case Competition 2026.Di tingkat internasional, mahasiswa menunjukkan daya saing global melalui raihan medali perak pada Siriraj International Microbiology, Parasitology, and Immunology Competition (SIMPIC) 2026 di Thailand. Selain itu, partisipasi juga ditunjukkan dalam berbagai ajang internasional seperti Lintas Sentul – Feel The Jungle 36 km, Tahura Trail Running Race 2026 11th Edition, dan Forest Adventure Trail 50 km.
Universitas juga terus memperkuat jejaring global melalui berbagai program internasional. Hingga saat ini, hampir 500 mahasiswa mengikuti program outbound ke berbagai negara di Eropa dan Asia, serta hampir 1.300 mahasiswa asing mengikuti program inbound di Unika Atma Jaya. Hal ini mencerminkan penguatan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berwawasan global.
Seluruh capaian ini menunjukkan proses pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, dan siap berkontribusi di tingkat global.
Selain berfokus pada pengembangan akademik, Unika Atma Jaya juga membentuk karakter mahasiswa melalui program Student Life Journey (SLJ) yang terintegrasi. Dengan semangat Nilai Inti KUPP, mahasiswa ditempa menjadi intelektual yang tidak hanya unggul, tetapi juga bermoral.
Komitmen terhadap tanggung jawab sosial diwujudkan melalui penyaluran beasiswa guna memperluas akses pendidikan. Sepanjang tahun 2025, total beasiswa yang disalurkan mencapai lebih dari Rp41 miliar kepada lebih dari 2.100 mahasiswa dari 27 provinsi di Indonesia.
Di sisi lain komitmen keberlanjutan lingkungan diwujudkan melalui berbagai inisiatif Green Campus, seperti penyediaan drinking water fountain, pengembangan ruang terbuka hijau, serta penguatan riset berkelanjutan. Perwakilan lulusan dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Nadia Gabriele Davita Suwarto, S.I.Kom., menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam isu lingkungan.
“Sebagai lulusan Unika Atma Jaya, kita tidak boleh menutup mata bahwa hilangnya ruang hijau bukan sekadar angka, tetapi ancaman nyata bagi masa depan. Sebagai agen perubahan, komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk mengedukasi dan mendorong aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Peran Alumni dan Awal Perjalanan Baru
Peran alumni terus diperkuat melalui Perkumpulan Alumni Atma Jaya (Perluni) yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat.Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak., menegaskan pentingnya tanggung jawab moral lulusan.
“Dalam lanskap yang serba cepat saat ini, ijazah dan gelar akademik adalah fondasi yang kuat. Namun, fondasi tersebut perlu disertai karakter, ketangkasan, dan integritas. Jadikan gelar yang melekat sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News