Saat ini, Indonesia telah resmi menjadi pasar internasional terbesar bagi XJTLU dengan sekitar 700 mahasiswa aktif. Antusiasme ini diprediksi bakal melonjak tajam pada September mendatang, di mana angka pendaftar dari Indonesia sudah menembus lebih dari 1.500 orang, atau menyumbang sekitar 38 persen dari total aplikasi internasional.
“Saat ini XJTLU memiliki tenaga pengajar yang berasal lebih dari 60 negara dan wilayah yang berbeda-beda dari seluruh dunia. Dan mahasiswa kami juga berasal dari hampir 100 negara dan wilayah yang berbeda, sehingga mahasiswa di kampus kami sudah terbiasa dengan atmosfer ragam budaya yang berbeda,” ungkap Executive President of XJTLU, Professor Youmin Xi dalam acara Media Session yang diselenggarakan oleh XJTLU, dikutip Kamis, 25 Juni 2026.
“Model edukasi kami adalah bagaimana kami dapat membantu mahasiswa untuk tumbuh dengan kemampun berpikir yang cepat dan penuh dengan kebijaksanaan. Mereka dapat mengembangkan berbagai kemampuan, bahkan berkolaborasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Kami juga mendukung mereka untuk membangun wisdom, yakni kemampuan berpikir yang mendalam sekaligus kebijaksanaan, dengan mengintegrasikan pengetahuan dari perspektif Barat dan Timur," kata Xi.
Sistem Double Degree dan Prospek Kerja Global
Untuk memfasilitasi minat Gen Z yang dinamis, XJTLU menyediakan lebih dari 100 program studi strategis di bidang sains, teknik, bisnis, keuangan, arsitektur, hingga perencanaan kota dan budaya. Seluruh perkuliahan pun disampaikan dalam bahasa Inggris.Daya tarik utama dari kampus ini adalah skema kelulusannya. Mahasiswa program sarjana (S1) akan langsung mendapatkan dua gelar sekaligus (double degree), yaitu gelar resmi dari XJTLU yang diakui Kementerian Pendidikan Tiongkok, serta gelar internasional dari University of Liverpool, Inggris. Sementara untuk program pascasarjana (S2) dan PhD, lulusan akan mengantongi gelar langsung dari University of Liverpool.
Dampak positif dari sistem pendidikan ini diakui langsung oleh alumni, Tuty Julfa. Ia membagikan pengalamannya selama menempuh studi yang berhasil membentuk bekal berharga untuk bisnis fashion retail yang ia jalani sekarang.
“Saya merasa sangat beruntung dapat berkuliah di XJTLU utamanya karena tidak hanya kemampuan hard skill namun juga soft skill untuk pengembangan karir saya. Jadi bukan hanya bidang akademik saja namun juga interpersonal skill, bagaimana kita mengasah kegigihan dan ketekunan. Sesuatu yang tampaknya sederhana namun sangat berperan penting karena itu yang mengubah dan membentuk saya,” papar Tuty.
Wajib Akrab dengan AI Sejak Maba
Menjawab kecemasan Gen Z terkait masa depan lapangan kerja di era digital, XJTLU mengambil langkah progresif dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam kurikulum inti sejak tahun pertama perkuliahan.“Tahun ini adalah tahun ke-20 Universitas kami. Dunia di masa depan membutuhkan pilar baru, yaitu individu yang mampu bekerja berdampingan dengan AI. Sejak di tahun pertama, mahasiswa kami sudah belajar apa itu AI, bagaimana cara menggunakan AI, dan apa itu etika AI," ujarnya.
Kemudian di tahun kedua, mereka akan mulai belajar bagaimana menggunakan AI dengan benar pada mata kuliah Matematika, Teknik, atau Ilmu Sosial. Setelah itu, di tahun ketiga, mereka akan dibantu oleh AI untuk melakukan penelitian agar pemahaman mereka lebih mendalam.
"Kami menggunakan AI untuk mendukung edukasi, melakukan upgrade, restructure, dan reshape. Tapi, kami tidak ingin menggunakan AI untuk menggantikan edukasi. Jika ada manusia, edukasi akan bertahan sepanjang masa. Filosofi kami adalah X plus AI, bukan AI plus X dari AI tak hanya belajar namun juga bertahan untuk masa depan,” kata Xi.
Guna memberikan pelayanan terbaik bagi calon mahasiswa, XJTLU telah membuka kantor perwakilan resmi di Indonesia sejak 2024 dan menambah staf rekrutmen per Juni tahun ini. Kampus global ini juga telah menjalin kemitraan strategis dengan deretan universitas top Indonesia, mulai dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Binus University, hingga Petra Christian University Surabaya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda