Learning Innovation Summit 2018 Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan

Husen Miftahudin 14 Maret 2018 19:56 WIB
pendidikan
<i>Learning Innovation Summit</i> 2018 Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan
Konferensi Learning Innovation Summit 2018 di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan. (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin).
Jakarta: PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Ruangguru menyelenggarakan konferensi bertajuk Learning Innovation Summit 2018. Konferensi berskala internasional ini merupakan upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Indonesia.

"Gelaran ini juga sebagai ajakan berkolaborasi bersama mitra untuk memastikan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak lagi menjadi sebuah mimpi namun menjadi kenyatan untuk setiap anak di Indonesia," kata Co-Founder & CEO Ruangguru di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Maret 2018.


Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina Nicke Widyawati menambahkan, Learning Innovation Summit 2018 menjadi jalan untuk peningkatan kualitas SDM Indonesia. Sebab dengan SDM yang berkualitas, tantangan era globalisasi yang semakin kompleks akan mudah diatasi.

Pertamina, akunya, telah berkomitmen dalam mengembangkan kualitas SDM di Indonesia. Pengembangan kualitas SDM dijalankan melalui kurikulum di Pertamina Corporate University.

"Learningdan innovationselalu menjadi formula inti kesuksesan bisnis," ungkapnya.

Menkominfo Rudiantara berharap Learning Innovation Summit 2018 mampu membuat kebijakan terhadap pendidikan yang semakin berkualitas. Mewujudkan hal itu, pihaknya siap menyokong jaringan internet di beberapa sekolah.

"Kita juga akan mendukung dengan memberikan internet dan membangun broadbanddi beberapa sekolah," kata Rudiantara.

Konferensi Learning Innovation Summit2018 menghadirkan lebih dari 43 pakar, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, serta Menteri Komunikasi dan Informatika (Mekominfo) Rudiantara.

Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai pihak hadir dalam helatan ini. Termasuk di antaranya kepala daerah, dewan direktur korporasi swasta, kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, hingga perwakilan organisasi non pemerintah dan kemasyarakatan.



(HUS)