Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Gonzaga dan Orang Tua Siswa Berdamai, Gugatan Dicabut

Pendidikan Gugatan Gonzaga
Antara • 21 November 2019 17:39
Jakarta: Sidang gugatan perdata yang dilayangkan orang tua murid yang anaknya tinggal kelas kepada SMA Kolese Gonzaga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 21 November 2019 menghasilkan kesempatan damai antarpihak yang berperkara. Pihak penggugat pun resmi mencabut gugatannya.
 
Kesepakatan damai dihasilkan setelah dua pihak yang berperkara, yakni Yustina Supatmi
selaku orang tua murid dan pihak sekolah SMA Kolese Gonzaga menjalani sidang mediasi selama beberapa hari. Majelis Hakim Lenny Wati Mulasimadhi dalam sidang menyatakan sidang ditutup dengan kesepakatan damai.
 
"Mengadili, menghukum para penggugat, tergugat dan turut tergugat untuk menaati isi kesepakatan perdamaian yang telah disepakati," kata Lenny.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, hakim mengatakan menghukum para pihak yang berperkara membayar biaya perkara. Kesempatan damai dicapai dengan adanya tiga butir kesepakatan yang disepakati kedua belah pihak yakni:
 
1.Atas kehendak bebas dan tanpa paksaan dari pihak manapun juga, penggugat Yustina Supatmi dan suaminya Firman Budisetia menyatakan dengan ini mencabut gugatannya, termasuk tujuh butir tuntutan di dalamnya.
 
2. Penggugat mengakui telah mengadukan SMA Kolese Gonzaga kepada berbagai institusi, baik pemerintah, swasta maupun keagamaan. Untuk itu dengan ini penggugat menyatakan mencabut semua pengaduan, baik lisan maupun tulisan.
 
3. Baik penggugat maupun para tergugat dengan ini menyatakan tidak akan saling mengadukan satu sama lain atau tidak akan saling menggugat satu sama lain di kemudian
hari sehubungan dengan tidak naik kelasnya siswa BB di SMA Kolese Gonzaga.
 
Dengan menandatangani kesepakatan perdamaian ini, baik penggugat dan para tergugat mengakui masalah tersebut telah selesai dengan perdamaian. Yustina Supatmi, orang tua murid yang tidak naik kelas di SMA Gonzaga menggugat pihak sekolah secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
 
Yustina menggugat sejumlah pihak, yakni kepala sekolah SMA Kolese Gonzaga, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru sekolah dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
 
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (sipp.pn-jakartaselatan.go.id) gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 833/Pdt.G/2019/PN JKT.SEL. Gugatan tersebut perihal anak tergugat berinisial BB yang tidak naik kelas.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif