NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi

Kemendikbud Kaji Strategi Agar Guru Mengajar Sesuai Kompetensinya

Pendidikan guru
Ilham Pratama Putra • 19 Februari 2020 19:58
Jakarta: Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sebanyak 30 persen guru di Indonesia mengajar tak sesuai dengan latar nelakang pendidikannya. Kemendikbud masih mencari strategi agar guru bisa mengajar sesuai kemampuan di bidangnya.
 
"Nanti kita lagi mengkaji strategi buat bagaimana caranya," kata Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bidang Pengembangan Profesi Guru, Iwan Syahril, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020.
 
Iwan menegaskan, yang terpenting adalah bagaimana agarguru paham bahwa posisinya merupakan faktor penting dalam pendidikan. Guru adalah penentu kualitas pendidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, Iwan berharap adanya upaya pemerataan kualitas guru. "Jadi yang perlu kita tingkatkan adalah ekosistem belajar guru, jadi termasuk yang bidang keahliannya mana," ucapnya.
 
Hal itu diperlukan karena kondisi di lapangan juga butuh penyesuaian. Jadi bagaimana ekosistem belajar guru berorienatasi pada peningkatan kualitas siswa.
 
"Jadi ujungnya itu bukan sekadar pelatihan atau memberi pembelajaran pada guru, tapi bagaimana bisa memberi dampak pada hasil belajar siswa. Itu yang mau kita dorong," ujarnya.
 
Sebelumnya, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud, Awaluddin Tjalla menyebutkan, 30 persen guru Indonesia mengalami mismatch atau tak sesuai antara mata pelajar yang diajarkan dengan latar belakang pendidikannya. Kondisi ini salah satunya yang membuat mutu pendidikan di Indonesia tak kunjung baik.
 
Awaluddin mencontohkan, tak sedikit guru Bimbingan Konseling di sekolah yang berlatar belakang Pendidikan Agama atau mengajar Matematika tapi latar pendidikannya Bahasa Indonesia.
 
“Memang sekitar 30 persen guru-guru kita itu mismatch. Itu mismatch-nya banyak di sana. Itu yang menyebabkan sekitar total tiga jutaan guru kita itu beragam dari sisi kualitasnya. Jadi anda bisa bayangkan mutu pendidikan kita,” kata Awaluddin di acara 'Grow With Google' di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Februari 2020.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif