Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi

Menyesuaikan Pandemi, Catat Perubahan Aturan UTBK-SBMPTN 2020

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2020
Ilham Pratama Putra • 25 Mei 2020 13:45
Jakarta: Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bakal dibuka 2 Juni 2020. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) kembali mengingatkan, bahwa teknis pelaksanaan UTBK-SBMPTN mengalami sejumlah perubahan karena digelar di tengah pandemi covid-19.
 
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo menyampaikan, bahwa pendaftaran UTBK dan SBMPTN dilakukan secara bersamaan. Peserta UTBK langsung diminta memilih program studi beserta perguruan tinggi yang dituju ketika melakukan pendaftaran.
 
"Tahun ini terpaksa kita gabung, yang berkonsekuensi pada yang mendaftar. Jadi pengumumannya tahun ini langsung, lolos di prodi mana dan perguruan tinggi mana," jelas Budi dikutip dari Live YouTube 'Sosialisasi UTBK-SBMPTN 2020'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun dia memastikan, nilai UTBK tetap akan diberikan kepada peserta. Sebab, nilai UTBK sangat memungkinkan untuk digunakan kembali di jalur Mandiri jika peserta tidak lolos SBMPTN.
 
"Kita usahakan akan memberikan nilai UTBK bersamaan pengumuman SBMPTN. Karena ada beberapa perguruan tinggi kita lihat melakukan penerimaan mahasiswa baru mandiri yang menggunakan nilai UTBK," jelasnya.
 
Baca juga:Jadwal Terbaru UTBK dan SBMPTN, Pendaftaran Dibuka 2 Juni
 
Perubahan selanjutnya, dari segi tes yang digunakan. Tes Potensi Skolastik (TPS) menjadi satu-satunya tantangan peserta UTBK-SBMPTN. "Perubahannya, materi tes yang disederhanakan. Yang diujikan hanya TPS saja untuk mengukur kemampuan kognitif peserta yang mencakup pengetahuan umum, penguasaan Matematika hingga kemampuan penalaran," jelas dia.
 
Budi menyebut, dalam TPS itu pihaknya telah menggunakan pembobotan tertentu bagi peserta. Untuk menentukan, apakah peserta mampu masuk di program studi yang mereka pilih pada perguruan tinggi.
 
"Kemudian, setiap peserta hanya diizinkan melakukan maksimal satu kali tes. Mohon maaf ini karena kondisi dan waktu kita terbatas. Jadi hanya diizinkan ikut satu kali saja tes itu," lanjutnya.
 
Pendaftaran UTBK-SBMPTN di mulai 2 Juni hingga 20 Juni 2020, dengan melakukan pembayaran pendaftaran terlebih dahulu sebesar Rp150 ribu. Sedangkan pelaksanaan UTBK digelar 5-12 Juli 2020.
 
"Pelaksanaan tes dilaksanakan empat sesi setiap hari, kecuali Jumat hanya dua sesi," terang Budi.
 
Namun, peserta pemilik nomor pendaftaran KIP Kuliah tidak dikenakan biaya pendaftaran untuk mengikuti UTBK. Peserta yang bebas biaya mendaftar dengan KIP-K telah ditentukan oleh Kemendikbud.
 
Pihaknya menyebut ada 74 pusat UTBK-SBMPTN pada tahun ini. Saat mendaftar, peserta diminta mengisi lokasi UTBK-SBMPTN yang terdekat dengan tempat tinggalnya.
 
"Setelah itu simpan permanen data dan peserta dapat mengunduh kartu tanda peserta UTBK-SBMPTN. Lalu bersiap mengikuti UTBK-SBMPTN di lokasi yang dipilih antara tanggal 5 sampai 12 Juli itu," jelasnya.
 
"Pengumumannya sendiri nanti pada tanggal 25 Juli 2020," sebutnya.
 
Info lengkap UTBK SBMPTN dapat diakses pada laman ltmpt.ac.id/ . Mulai dari pendaftaran, persyaratan, jadwal, hingga pengumuman disediakan pada laman tersebut.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif