Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Lima Pegawai RSGM Unpad Berstatus OTG Dinyatakan Negatif Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Arga sumantri • 30 Juni 2020 19:08
Bandung: Tim Satgas Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan lima dari delapan orang pegawai Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unpad, Bandung, Jawa Barat, negatif virus korona (covid-19) berdasarkan hasil tes swab yang keluar hari ini. Mereka sebelumnya terdeteksi sebagai orang tanpa gejala (OTG).
 
Ketua Satgas Covid-19 Unpad, Setiawan, menyatakan, dengan hasil ini maka bisa dipastikan bahwa fase infeksi telah terlampaui dan terbentuk antibodi pada kelima OTG tersebut. Diharapkan, kelima OTG tadi dapat menjaga kesehatan dengan baik dan memperhatikan protokol kesehatan.
 
"Masyarakat sekitar diharapkan tidak khawatir, tidak perlu memberikan stigma terhadap kelima OTG ini dan keluarga. Justru setiap orang yang dinyatakan positif covid-19 memerlukan dukungan sehingga dapat melaksanakan isolasi dan menjalani penanganan secara lebih baik," kata Setiawan melalui siaran pers, Selasa, 30 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelima pegawai RSGM ini telah melakukan isolasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Setelah dipastikan negatif, kelima pegawai ini diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
 
Sementara itu, dua orang lainnya masih menunggu jadwal untuk tes swab dan tengah isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Mereka ialah staf medis gigi dan mulut yang sebenarnya sedang bertugas sebagai residen di RSHS, namun ikut mendapatkan pemeriksaan swab terarah yang dilakukan di RSGM, Kamis, 26 Juni 2020.
 
Satu orang lainnya juga melakukan isolasi mandiri di kediamannya yang berada di wilayah Kabupaten Bandung. Penanganan yang bersangkutan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung.
 
Direktur Utama RSGM Unpad Dudi Aripin memastikan fasilitas kesehatan khusus gigi dan mulut yang berada di daerah Sekeloa, Bandung, aman untuk masyarakat. Tindakan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan telah dilakukan, tidak hanya di dalam lingkungan rumah sakit saja, namun juga ke daerah sekelilingnya seperti kampus FKG, asrama, dan masjid FKG.
 
Baca:Sambil Menangis, Siswa Curhat Soal PPDB ke Komisi X
 
Selain itu, Dudi juga menegaskan, temuan OTG di RSGM itu tidak berarti membuat RSGM menjadi klaster penyebaran covid-19. Sebab, kedelapan OTG tersebut sedang berkegiatan di tempat lain sebelum pemeriksaan dilakukan. Dengan demikian, dapat dipastikan tidak terpapar di lokasi rumah sakit.
 
Dudi menambahkan, pemeriksaan swab dilakukan sebagai tindakan preventif sesuai protokol kesehatan kepada 100 pegawai yang akan bertugas di RSGM, Juli mendatang. Artinya, kata dia, kedelapan orang itu sebenarnya belum berkegiatan di RSGM sebelum tes dilakukan.
 
"Dua orang residen yang terdeteksi positif pun sebenarnya sedang bertugas di RSHS, namun diikutkan dalam tes swab yang dilakukan di RSGM. Hal ini mengindikasikan tidak ada yang terpapar di RSGM," jelas Dudi.
 
Namun, Dudi menyatakan rencana pembukaan operasional RSGM yang sedianya dilakukan 1 Juli 2020, akan diundur hingga Senin, 6 Juli 2020. Keputusan diambil lantaran Satgas Covid-19 Unpad yang diwakili tim AMARI beserta pihak RSGM masih melakukan contact tracing yang ketat untuk memastikan situasi benar-benar aman.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif