Mendikbud, Nadiem Makarim saat melakukan tanya jawab dengan guru, orang tua, dan mahasiswa tentang subsidi kuota.  Foto: YouTube
Mendikbud, Nadiem Makarim saat melakukan tanya jawab dengan guru, orang tua, dan mahasiswa tentang subsidi kuota. Foto: YouTube

Subsidi Kuota Data Internet

Nadiem: Paling Sering Digunakan, WhatsApp Masuk ke 'Kuota Belajar'

Pendidikan Virus Korona Pembelajaran Daring Subsidi Kuota
Citra Larasati • 25 September 2020 12:27
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menegaskan, bahwa penggunaan aplikasiWhatsAppmasuk ke dalam subsidi pulsa data internet kelompok "Kuota Belajar". Kebijakan ini diterapkan, mengingat penggunaanWhatsApp(WA) dalam menopang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sangat vital.
 
"WA masuk ke dalam kuota belajar, kalau ternyata akses WA tidak ada dalam kuota belajar, langsung saja laporkan ke operator, karena kami tahu WA jadi platform utama bagi guru dan murid untuk kirim tugas, komunikasi. Jadi WA masuk dalam kuota belajar, kuota yang besar," tegas Nadiem,saat Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020, yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemdikbud RI, Jumat, 25 September 2020.
 
Vitalnya penggunaan aplikasiWhatsAppini juga dibenarkan olehGuru SMP Islam Baitul Izzah, Nganjuk, Jawa Timur, Santi Kusuma Dewi yang turut hadir dalam peresmian.Santi mengakui jika dalam pembelajaran secara daring, pulsa memang digunakan untuk membuka sejumlah aplikasimeeting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SepertiZoom Meeting dan aplikasi Video Conference lainnya. "Karena tidak lengkap kalau tidak melihat wajah anak-anak. Selain itu jugaQuipper,Google Classroomdan lainnya," terang Santi.
 
Baca juga:Belum Menerima Subsidi Kuota, Begini Mekanisme Pelaporannya
 
Namun dari semua aplikasi, paling vital, penting dan sering digunakan adalah aplikasiWhatsApp. "Namun kenyataannya yang paling sering digunakan ituWhatsApp, karena dirasa lebih mudah," ungkap Santi.
 
Sebelumnya,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyalurkan subsidi kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen sejak Selasa, 22 September 2020. Kuota yang diberikan dibagi ke dalam dua jenis, yakni kuota umum internet dan kuota belajar.
 
Baca juga:Tips Menyiasati Subsidi Kuota Umum Internet yang Hanya 5 GB
 
Pada peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar.
 
Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif