Wisuda daring President University. Dok President University.
Wisuda daring President University. Dok President University.

Lulusan President University Diajak Menjadikan Pandemi Sebagai Peluang

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Arga sumantri • 30 Oktober 2020 11:04
Cikarang: Hampir 1.000 mahasiswa President University mengikuti wisuda daring yang digelar Minggu, 25 Oktober 2020. Wisuda daring kali ini mengambil tema Economics Development through Combination of Artificial Intelligence and Automation.
 
"Era Industri 4.0 yang dipicu oleh perkembangan teknologi menawarkan banyak peluang baru. Namun, untuk bisa merebut peluang tersebut, kita dituntut bukan hanya harus mampu menguasai teknologi, tetapi juga harus mampu dengan cepat beradaptasi (agile)," pesan Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto kepada wisudawan yang dikutip melalui siaran pers, Jumat, 30 Oktober 2020.
 
Jony juga menekankan upacara kelulusan ini bukan penanda akhir dari proses belajar dari para wisudawan. Sebaliknya, setelah lulus, ia mengajak semua wisudawan terus meningkatkan pengetahuan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belajar, dan terus belajar agar kita menjadi semakin adaptif, mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tren yang terjadi di dunia industri," ujarnya.
 
Jony menjelaskan, selain mempersiapkan mahasiswa agar mampu meraih prestasi akademik yang tertinggi dan memiliki sikap profesional, President University juga mendidik mahasiswanya untuk menguasai berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berbasis Information and Communication Technology (ICT). 
 
"Mata kuliah yang berbasis ICT wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa di semua program studi," tegasnya.
 
 

Untuk meningkatkan serapan lulusan di pasar tenaga kerja, President University juga menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan dari berbagai bidang industri. Realisasi kerja sama itu dilakukan dengan berbagai bentuk, seperti kuliah tamu dari para praktisi, magang, company visit, kerja sama riset, mentoring dan lain sebagainya. 
 
"Berkat magang, banyak mahasiswa kami yang sudah mendapat tawaran pekerjaan, meski mereka belum lulus kuliah," ungkapnya.
 
Selain dengan industri, President University juga aktif menjalin kerja sama dengan universitas-universitas terbaik di dunia. Di antaranya, dengan University of Glasgow, United Kingdom. Kerja sama itu meliputi peluang beasiswa bagi alumni President University yang melanjutkan studi di University of Glasgow.
 
Di sisi lain, guna meningkatkan daya saing kampus termasuk lulusannya, President University terus membenahi proses penyelenggaraan program pendidikannya. Hasilnya, President University memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 
 
Beberapa minggu menjelang wisuda, dua program studi (prodi) di President University juga mendapatkan akreditasi A, yakni Prodi Hukum dan Magister Teknik Informatika (MIT). Sebelumnya, beberapa prodi juga telah terakreditasi A, yakni Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen, dan Administrasi Bisnis.
 
 

Peluang di Tengah Pandemi

Sementara dunia berjuang melawan virus covid-19. Banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan kesulitan mencari kerja. Jony justru mengajak wisudawan untuk melihat pandemi ini sebagai peluang baru dan unik.
 
"Ada ungkapan, lautan ganas justru menciptakan pelaut terampil. Maka, inilah saatnya mengubah pandemi sebagai peluang untuk mempertajam jiwa kewirausahaan," ungkapnya. 
 
Saat ini, di tengah pandemi, justru banyak bisnis baru yang bermunculan yang bahkan bisa dikelola hanya dengan gawai. Kehadiran bisnis-bisnis baru itu ternyata sangat membantu masyarakat. Jony mengajak wisudawan untuk membangun bisnis-bisnis baru yang menggabungkan pengetahuan yang mereka peroleh selama kuliah dengan perkembangan teknologi. 
 
"Saya optimistis, bisnis-bisnis baru para wisudawan akan memberikan dampak nyata. Bukan hanya membantu masyarakat untuk bertahan di era pandemi, tetapi juga menciptakan dunia yang lebih baik dan penuh harapan," tegas Jony.
 
 

Sementara itu, Pendiri President University, S. D. Darmono, juga menegaskan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi di masa pandemi ini justru akan menjadi sesuatu yang menyenangkan jika para wisudawan mampu dengan cepat beradaptasi. Salah satu unsur penting dalam kemampuan beradaptasi adalah networking.
 
"Jagalah hubungan baik dengan sesama alumi dan terus memperluas jejaring. Berjejaring dan membina persahabatan itu sangat penting bagi karier Anda. Baik yang berkarier sebagai profesional, pengusaha, termasuk bagi mereka yang terjun ke dunia politik," pesan Darmono.
 
Saat ini, jejaring wisudawan President University tak hanya tersebar di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Sebab, mahasiswa President University, termasuk lulusannya, juga datang dari 19 negara di dunia. Ini membuat mahasiswa dsan wisudawan berkesempatan untuk memiliki koneksi yang luas.
 
Dalam upacara wisuda kali ini, President University juga mengundang Cleopatra Veloutsou, profesor brand management dari University of Glasgow, United Kingdom. Veloutsou menekankan wisudawan tentang pentingnya untuk tidak hanya memiliki ilmu, namun juga mengerti bagaimana cara menggunakannya. 
 
"Universitas telah mengajarkan keterampilan berpikir. Gunakanlah keterampilan itu untuk perluas kerangka berpikir. Cobalah mencari solusi. Cobalah untuk menemukan pendekatan alternatif yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di komunitas," pesan Veloutsou.
 
(AGA)
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif