Mentor OKK RK 27 Unpad Norman Zainal. Foto: Dok OKK RK 27 Unpad
Mentor OKK RK 27 Unpad Norman Zainal. Foto: Dok OKK RK 27 Unpad

OKK RK 273 Unpad Bahas Pentingnya Masker dan Biaya Hidup Dasar

Pendidikan Pendidikan Tinggi Unpad Perguruan Tinggi
Arga sumantri • 25 November 2021 20:12
Jakarta: Grup Olah Kreativitas dan Kewirausahaan (OKK) mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) bakal membahas tentang pentingnya masker dan biaya hidup dasar (BHD). Hal ini akan dibahas dalam sebuah webinar yang digelar besok.
 
Mentor OKK, Norman Zainal mengatakan, masker dan bantuan hidup dasar (BHD) merupakan hal yang penting di masa pandemi. Dua hal itu menjadi masalah yang menarik bagi mahasiwa baru Grup OKK RK 273 Unpad untuk dipelajari dan dipahami serta dicarikan solusinya.
 
"Meskipun pandemi sudah berlangsung lama tetapi masih banyak masyarakat yang tidak patuh untuk menggunakan masker. Dan juga banyak dari mereka yang masih salah dalam menggunakan maupun memilih masker yang tepat," kata Norman keterangan tertulisnya, Kamis, 25 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga menilai rendahnya keteladanan dari pemimpin dan tokoh masyarakat termasuk media mainstream, kurang mencontohkan penggunaan masker pada saat siaran. Padahal, lanjutnya, masyarakat Indonesia masih patrinial yang sangat manut dengan pimpinan dan tokoh. 
 
"Hal inilah yang menjadi dasar ketertarikan mahasiswa baru ini dalam proses pembelajaran memahami masalah atau keadaan di tengah mayarakat," ujarnya.
 
Ia mengatakan, mahasiswa OKK RK 273 Unpad juga menilai BHD juga merupakan suatu hal yang perlu diketahui dan dipahami masyarakat. BHD adalah serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernapasan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti napas atau jantung. 
 
Namun, kata dia, masih banyak yang masih asing dan cenderung tidak tahu bagaimana langkah- langkahnya.
 
"OKK adalah mata kuliah khusus yang hanya di dapat oleh semua mahasiswa baru Universitas Padjajaran di semester pertama pada 2021. Program ini adalah turunan dari konsep Kampus Merdeka dari Menteri Ristekdikti pada tingkat Universitas Padjadjaran," jelasnya.
 
Baca: Dosen Unpad Peneliti Vent-I Raih People of The Year 2021 dari Metro TV
 
Kegiatan ini berupa pembelajaran karakter kepada mahasiswa baru Unpad dengan bobot 3 SKS selama 16 minggu. Mahasiswa diberikan pembelajaran karakter unggul berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila, agama, kewarganegaraan dan bahasa sebagai karakter nasional, serta nilai-nilai khusus Unpad. 
 
Norman menjelaskan, proses pembelajaran ini menggunakan teori Double Diamond dari Brown pada 2009, dan Triple Diamond Keterpaduan Mata Kuliah (Bunyamin, 2020 & Purnomo, D. dkk. 2021). 
 
Berangkat dari kedua teori ini maka mahasiswa baru Unpad pada delapan minggu pertama diajak ‘memahami masalah’ dan delapan minggu berikutnya mahasiswa diwajibkan melakukan upaya nyata ‘menciptakan solusi’.
 
"Group OKK RK273 Unpad telah berhasil ‘memahami masalah’ bangsa Indonesia yang menarik minat mereka saat ini adalah endahnya pengetahuan, budaya dan keteladanan tentang masker dan BHD,” ujarnya.
 
Pembahasan mengenai pentingnya masker dan BHD bakal dibahas dalam sebuah webinar, Jumat, 26 November 2021. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Komunitas Pensiunan Pertamina (KP2) bersama dengan Komunitas Lansia Indonesia Bahagia Sejahtera (Klibsa), Kolaborasi Medis dan Da’i Nasional (Komda’inas) serta Forkom IDI wilayah dan cabang.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif