Crazy rich yang membangun jalan dengan uang pribadi Joko Suranto. DOK UNS
Crazy rich yang membangun jalan dengan uang pribadi Joko Suranto. DOK UNS

Mengenal Sosok Joko Suranto, Alumnus FH UNS yang Bangun Jalan dengan Uang Pribadi

Pendidikan jalan rusak infrastruktur jawa tengah UNS
Renatha Swasty • 21 April 2022 09:50
Jakarta: Sosok Joko Suranto, crazy rich asal Grobogan, Jawa Tengah, mendadak viral lantaran inisiatif membangun jalan rusak sepanjang 1,8 kilometer menggunakan uang pribadi Rp2,8 miliar. Rupanya, Joko merupakan alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FH UNS.
 
Joko memperbaiki jalan di kampung halamannya yang bertempat di Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Jalan itu menghubungkan tiga desa, yaitu Telawah, Jetis, dan Nampu.
 
“Aksi saya ini sebetulnya karena prihatin dengan kondisi jalan yang rusak dan sudah puluhan tahun tidak diperbaiki. Bahkan di situ juga sering menyebabkan kecelakaan,” katap Joko dikutip dari laman uns.ac.id, Kamis, 21 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Joko mengungkapkan kondisi jalan sudah tak kunjung mendapat perbaikan selama 20 tahun. Dia menuturkan jalan di Desa Jetis sekitar 3 kilometer menuju kampung orang tuanya sangat rusak parah.
 
Sebetulnya, jalan sepanjang sekitar 2 kilometer itu sudah dicor. Namun, ketika 3-4 tahun yang lalu, sekitar 2 kilometer dari jalan yang sudah dicor ke Telawah menuju masuk ke kampung Joko kondisi jalan tak kunjung diperbaiki.
 
"Artinya memang hampir 20 tahun tidak pernah ditangani sama sekali jalannya. Istilahnya hanya tambal sulam. Sebelum itu memang pernah diaspal. Tetapi kualitas aspalnya tidak bagus,” kata Joko.
 
Saat ini, progres penggarapan jalan sudah selesai, tinggal menunggu aspal mengering. Dia menuturkan sengaja mengebut pengerjaan agar saat lebaran bisa segera digunakan masyarakat sekitar untuk arus mudik. Joko menargetkan jalan sudah bisa dilalui pada 29 April 2022.
 
Joko tak menyangka aksinya itu bisa menjadi banyak perbincangan warganet. Sebab, ini bukan kali pertama Joko memperbaiki jalan.
 
Sebelumnya, dia pernah membangun jalan di Kabupaten Bandung, Cicalengka, Subang. Dan membangun 30 masjid di Jawa Barat.
 
“Hal itu biasanya hanya orang sekitar yang tahu. Saya juga heran ketika pembangunan perbaikan jalan di Desa Jetis ini bisa viral di media sosial. Saya sama sekali enggak ada kepikiran untuk sampai viral. Tapi, sudah tidak apa-apa. Jangan dibesarkan. Pada intinya sebagai manusia kita harus berbagi,” kata Joko.
 
Joko merespons soal banyaknya yang menanyakan apakah aksinya itu dilakukan dengan tulus atau tidak. Dia mengatakan rasa ikhlas ada di hati masing-masing.
 
“Tetapi, ketika kita melakukan sesuatu hal yang enggak ikhlas mau cari apa? Kita enggak cari kepentingan, kecuali bisa menatap kebahagiaan di mata orang terdekat, sahabat kita, kawan kita yang di sana bisa senang dengan adanya pembangunan jalan ini. Itu adalah sesuatu yang indah, tak bisa tergantikan," kata Joko.
 
Joko menuturkan setiap orang berhak berbuat baik, berhak membangun, dan berbagi kebaikan terlepas apa pun profesinya. Jadi, tinggal diniatkan dan yakin setiap kebaikan akan kembali kepada kita.
 
“Semua orang bisa berbuat baik. Semua orang bisa berbagi kebaikan. Tidak harus jadi pengusaha, tidak harus menjadi pejabat. Tetapi ketika sudah mendapatkan suatu amanah harus banyak berbuat kebaikan, banyak membangun kebaikan. Karena itu kewajiban. Jika tidak bisa melakukannya, maka mundur saja. Karena tupoksinya tidak bisa dilakukan sebagaimana mestinya,” ujar Joko.
 
Joko mendorong kinerja pemerintah yang masih lamban dalam bekerja lebih memahami tupoksinya. Serta proaktif mengajak pihak swasta bekerja sama.
 
“Ketika tidak bisa menjalankan amanah sesuai tupoksinya, maka banyak belajar. Jangan sampai ketika sudah menjabat ada banyak alasan. Pasti akan bisa. Tagline kami “harus mau, harus bisa”. Jadi hanya orang yang berjalan yang akan sampai. Hanya dengan dikerjakan maka akan selesai," kata Joko.
 
Baca: Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah, Pria Asal Grobogan Perbaiki Jalan Pakai Uang Pribadi
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif