Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

Urusan Pendidikan Diusulkan Gabung di Satu Kementerian

Pendidikan Kebijakan pendidikan
Muhammad Syahrul Ramadhan • 14 Mei 2020 19:23
Jakarta: Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Samsul Rizal mengusulkan dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional agar menjadikan urusan pendidikan digabung dalam satu kementerian. Sehingga lebih efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama terkait anggaran.
 
“Ini kan sekarang kita ada pendidikan, sekolah umum di sini (Kemendikbud), sekolah agama di Kementerian agama, Harusnya di satu kementerian,” ujar Samsul dalam Diskusi Daring Universitas Syiah Kuala bertema 'Quo Vadis Pendidikan Tinggi Di Masa Pandemi Covid-19', Kamis, 14 Mei 2020.
 
Nantinya dalam satu kementerian tersebut, kata dia, bisa ada Direktorat Jenderalnya masing-masing. “Apakah nantinya ada ditjen bagian agama Islam, atau pendidikan agama lain terserah,” ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Legislator Minta Sisihkan Anggaran untuk Infrastruktur Belajar Daring
 
Hal sama juga berlaku untuk pendidikan tinggi, yang selama ini kementerian lain juga memiliki pendidikan tinggi. Ia menyebut ada 19 kementerian yang juga menggunakan dana fungsi pendidikan.
 
Pendidikan tinggi di bawah kementerian-kementerian lain tersebut merupakan vokasi, karena tidak boleh untuk jenjang sarjana. Ia pun mengusulkan agar lembaga pendidikan yang tersebar di 19 kementerian disatukan ke dalam satu kementerian.
 
Dengan begitu,tidak ada disparitas kualitas antara perguruan tinggi di bawah kementerian lainnya dengan perguruan tinggi di bawah Kemendikbud.
 
“Saya mengusulkan di satu kementerian. Sebenarnya Undang-Undang Pendidikan Tinggi di daerah provinsi tidak boleh mendirikan yayasan itu sudah bagus. Nantinya jadi profesional, yang swasta-swasta itu yang tidak mampu akan tutup dan bergabung, sehingga lahir perguruan tinggi yang bermutu,” terangnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif