Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mulai 13 April, Lab IPB Jadi Tempat Pengujian Diagnostik Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Arga sumantri • 10 April 2020 17:22
Bogor: Laboratorium Collaborative Research Center milik Institut Pertanian Bogor (IPB) University bakal segera dioperasikan sebagai tempat pengujian diagnostik virus korona (covid-19). Ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Wali Kota Bogor tentang penetapan laboratorium tersebut sebagai tempat uji spesimen.
 
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, laboratorium milik IPB sangat dibutuhkan untuk membantu percepatan proses pengujian spesimen tes swab. Sebab, selama ini pengujian tes swab masih harus dikirim ke Jakarta atau Bandung.
 
"Kalau laboratorium milik IPB menjadi tempat pengujian spesimen tes swab, maka waktu menunggunya bisa dikurangi, sehingga penanganan kasus covid-19 bisa lebih cepat," kata Dedie melansir Antara, Jumat, 10 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Pakar UGM: Belum Ada Penelitian AC Menularkan Covid-19
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menjelaskan, pengujian spesimen tes swab di Bogor selama ini dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) milik Kementerian Kesehatan di Jakarta. Selain itu, Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTLK-PP) di Jakarta, atau Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat di Bandung.
 
"Insyaaallah Senin (13 April 2020) sudah mulai bisa dioperasikan," kata Retno.
 
Pengoperasian laboratorium milik IPB di Jalan Taman Kencana Kota Bogor ini diyakini dapat mempercepat waktu tunggu untuk mendapatkan hasil tes swab. Sebelumnya, pasien dalam pengawasan (PDP) harus menunggu hasil tes swab hingga lebih dari sepekan. "Sehingga menyulitkan diagnosis," ujar Retno.
 
Laboratorium milik IPB disebut memiliki fasilitas standar yang menjadi persyaratan dari Kementerian Kesehatan untuk pengujian diagnostik covid-19. Setelah beroperasi, kata dia, laboratorium milik IPB siap menerima untuk pengujian spesimen tes swab untuk seluruh rumah sakit di Kota Bogor.
 
Meskipun laboratorium ini berada di Kota Bogor, tapi sistem informasi hasil tes, harus tetap satu pintu, melalui Public Health Emergency Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan. "Setelah itu, hasilnya baru diinfokan ke Dinas Kesehatan Kota Bogor," jelas Retno.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif