Wisuda Universitas Terbuka Korea. Foto: KBRI
Wisuda Universitas Terbuka Korea. Foto: KBRI

222 Pekerja Migran Indonesia di Korea Kuliah di UT

Pendidikan Pendidikan Tinggi Wisuda
Citra Larasati • 11 Oktober 2020 13:25
Jakarta: Para sarjana lulusan Universitas Terbuka yang merupakan Warga Indonesia di Korea Selatan, menjalani wisuda di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Sabtu, 10 Oktober 2020. Sebanyak 11 orang mengikuti wisuda secara fisik dan delapan lainnya diwisuda secara virtual.
 
Dubes RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, yang mendampingi acara wisuda berharap para lulusan yang merupakan pekerja migran itu bisa membuka lapangan pekerjaan saat kembali ke Tanah Air.
 
“Selesai kontrak kerja nanti, pulang dari Korea, saya harapkan di Tanah Air kalian buka usaha, buka lapangan kerja. Apalagi dengan adanya UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR beberapa hari lalu, membuka usaha atau membentuk koperasi di Indonesia akan menjadi jauh lebih mudah,” ujar Dubes Umar Hadi, dalam keterangannya, Minggu, 11 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Acara wisuda dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Semua wisudawan telah menyelesaikan studi sembari bekerja di berbagai perusahaan di Korea Selatan.
 
Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat, yang hadir secara virtual menekankan pentingnya akses pendidikan tinggi bagi para pekerja migran Indonesia di seluruh dunia. “Dengan akses pendidikan tinggi Universitas Terbuka, kita terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dimanapun mereka berada,” kata Ojat.
 
Jumlah pekerja migran yang saat ini aktif mengikuti perkuliahan UT di Korea berjumlah sekitar 222 orang. Jumlah itu terus bertambah setiap tahunnya.
 
Baca juga:Kemendikbud Terbitkan Surat, Imbau Mahasiswa Tidak Ikut Demo
 
Dari sekitar 36 ribu pekerja migran Indonesia di Korea Selatan, semuanya berpotensi untuk bisa meningkatkan kemampuannya. Karena itu, UT Korea dan KBRI Seoul terus mendorong para pekerja migran untuk melanjutkan pendidikan melalui Universitas Terbuka.
 
Bahkan BNI cabang Seoul setiap tahun memberikan beasiswa kepada mahasiswa UT berprestasi.
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, yang menyampaikan pidato wisuda (commencement speech) secara virtual, berpesan agar para wisudawan menjadi agen perubahan di kampung halaman masing-masing.
 
“Ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di Korea, baik di tempat kerja maupun dari kuliah di UT, menjadi modal kalian untuk membawa perubahan bagi kemajuan Indonesia,” ujar Retno.
 
Sofieyana Hidayah dari jurusan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan telah berhasil menjadi Wisudawan Terbaik tahun 2020. Di sela kesibukannya bekerja di perusahaan aksesoris mobil, secara mandiri Sofie mempelajari berbagai bahasa asing. Sekembalinya ke Indonesia ia berencana melanjutkan pendidikan di bidang bahasa dan sastra.
 
Sudah banyak kisah sukses dari Purna PMI Korsel sekembalinya ke Indonesia. Ada yang mengembangkan pariwisata daerah, membangun desa wisata, dan membuka usaha makanan yang sukses.
 
KBRI Seoul juga menyediakan program kelompok belajar “Kampung Korea” (Kami Mantap Pulang dari Korea) yang membekali para pekerja migran dengan pengetahuan dan keterampilan praktis berwirausaha untuk menjadi bekal saat kembali ke Indonesia.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif