Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

Kampus Kecil di Jakarta Bakal Dilebur

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 26 November 2020 15:48
Jakarta: Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah III DKI Jakarta, Agus Setyo Budi berencana untuk melebur kampus-kampus kecil di Jakarta. Hal ini sebagai bentuk perampingan yang di lakukan di jenjang pendidikan tinggi.
 
"Kampus kecil konotasinya bisa secara kuantitas, bisa kualitas juga. Contoh yayasan, punya sekolah tinggi punya akademi. Kenapa enggak jadi satu sih? berubah jadi universitas. Jadi dua atau tiga perguruan tinggi dilebur jadi satu, untuk perampingan," terang Agus di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis, 26 November 2020.
 
Selain itu, pihaknya juga memiliki wacana besar untuk melakukan kolaborasi kampus kecil dengan kampus besar. Utamanya dilakukan pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi fasilitas-fasilitas PTS yang gede-gede bisa dirasakan yang PTS kecil. Jadi PTS kecil kita tandemkan agar nanti dia bisa terangkat begitu," sambungnya.
 
Baca juga:  LLDikti: Kuliah Tatap Muka Diprediksi Tak Serentak
 
Selain itu untuk PTS-PTS besar pihaknya juga bakal terus mendorong optimalisasi akademik mereka. Hal ini dilakukan, karena ia tahu PTS besar di wilayahnya memiliki jaringan yang baik hingga mancanegara.
 
"Contoh Binus masuk berapa besar untuk Asia. MoU kita banyak itu yang harus dimanfaatkan untuk potensi pengembangan. Nah, targetnya dengan begitu kita harus memikirkan kompetitor luar negeri, agar baseline pendidikan kita terus lebih baik terus ke depannya," tegas Agus.
 
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam menyampaikan apa yang diwacanakan Agus adalah hal yang tepat. Menurut Nizam, peleburan ataupun kolaborasi antarperguruan tinggi adalah cara agar perguruan tinggi untuk bertumbuh.
 
"Melihat tantangan di revolusi industri perguruan tinggi harus bergerak cepat untuk mengejar ketertinggalan untuk menjadi negara yang maju sejahtera adil dan makmur," tutup Nizam.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif