HighScope Model United Nations

Ajarkan Peserta Didik Peka pada Permasalahan Global

Intan Yunelia 29 November 2018 15:12 WIB
Prestasi Pelajar
Ajarkan Peserta Didik Peka pada Permasalahan Global
International Head HighScope Model United Nations, Namira Irawan (kanan), Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Sekolah HighScope Indonesia menggelar kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tingkat SMA. Kegiatan ini bertujuan mengajarkan peserta didik mengenal permasalahan yang tengah terjadi di dunia.

“Simulasi sidang PBB ini merupakan salah satu acara untuk membuat generasi milenial mengetahui masalah-masalah terkini yang ada di dunia. Dan ini juga dapat membantu mereka mendapat solusi, dan membuat mereka lebih peka,” ujar International Head HighScope Model United Nations (HSMUN), Namira Irawan saat ditemui sela-sela HSMUN di Sekolah HighScope Indonesia, Jalan TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.


Menurutnya, kegiatan simulasi ini didesain sedemikian rupa agar mirip dengan sidang di PBB yang sesungguhnya. Hal ini agar mengakomodasikan nilai-nilai (value) maupun kemampuan (skill) yang dibutuhkan siswa di masa datang secara lebih optimal.

“HSMUN ini mengasah skill dan value para siswa melalui pengetahuan akan PBB serta permasalahan dunia secara umum,” terang Namira.

Baca: Karya Film Animasi Mahasiswa UMN Berjaya di Jepang

Keterampilan seperti ini yang akan dibutuhkan dalam dunia pekerjaan abad ke 21. Seperti keterampilan berbicara di depan umum (public speaking), keterampilan menulis, keterampilan bernegosiasi, keterampilan melakukan riset dan penelitian, keterampilan memecahkan masalah, pembangunan kesepahaman, dan kerja sama.

“Sebagai anak muda, membuat perubahan yang baru dengan isu sekarang ini, akan membuat kita aware dengan apa yang terjadi,” papar Namira.

Agenda HSMUN tahun ini diselenggarakan sejak 28-29 November 2018 dengan tema: "Taking Measures to Restore Global Harmony".

HSMUN merupakan kegiatan simulasi yang sudah dilakukan rutin setiap tahun selama 9 tahun terakhir.  Kegiatan ini melibatkan 255 siswa yang menjadi peserta.  Mereka berasal dari 32 sekolah di Aceh, Bandung, Malang, dan Palembang.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id