NEWSTICKER
Banjir yang mulai surut di Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: UNJ/Humas
Banjir yang mulai surut di Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: UNJ/Humas

Banjir di UNJ Capai Satu Meter

Pendidikan banjir jakarta Jakarta Banjir Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 25 Februari 2020 12:06
Jakarta: Banjir yang menggenang sebagian wilayah Jakartaakibat curah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung sejak Senin, 24 Februari 2020 malam, turut berdampak pada sejumlah bangunan dan fasilitas institusi pendidikan. Salah satunya kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang terletak di sekitar Rawamangun, Jakarta Timur.
 
Rektor UNJ, Komarudin menyebut banjir di kampusnya mencapai titik tertinggi, yakni satu meter. Air mulai menggenangi kawasan kampusnya sejak pukul 05.00 WIB.
 
"Banjirnya dari pagi jam 05.00 WIB Tadi pagi itu sampai satu meter. Ini lebih parah dari yang banjir waktu tahun baru (1 Januari 2020)," kata Komarudin kepada Medcom.id, Selasa, 25 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, dia menyebut, pada pukul 10.30 banjir berangsur surut. Hal tersebut terjadi seiring turunnya intensitas hujan. Kini, genangan hanya sekitar 10-15 sentimeter.
 
"Paling sebentar lagi selesai, enggak lama kok ini," ujarnya.
 
Bagi UNJ, sepanjang tahun 2020 kampusnya sudah diterpa tiga kali banjir. Yakni tanggal 1 Januari, 23 Februari, dan hari ini 25 Februari.
 
Beruntung, banjir tak mengganggu aktivitas administrasi kampus. Begitu juga kegiatan perkuliahan yang kebetulan memang masih dalam masa libur.
 
Komarudin menjelaskan, faktor penyebab lain dari banjir di kampusnya. Dia menyebut kampusnya mendapat limpahan air dari lapangan golf yang berada di utara kampus.
 
"Jadi kita seperti cekungan limpahan air dari berbagai lingkungan sekitar. Dari golf, dari sisi perumahan Balai Pustaka, dari pasar Sunan Giri mengarah juga ke UNJ," jelas dia.
 
Komarudin menyebut banjir kali ini tak membawa banyak sampah maupun endapan lumpur. Banjir juga tak menimbulkan kerugian materil.
 
"Selain rutin pembersihan, biar cepat surut kalau banjir, kita selalu amankan peralatan, memang peralatan semua di lantai dua itu yang berharga, dokumen penting. Perpustakaan juga lantai dua. Lantai satu itu cuma untuk pertemuan dan rapat saja," pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif