Pendidikan Gratis SD hingga PTN (Dok. Pexels)
Pendidikan Gratis SD hingga PTN (Dok. Pexels)

Pendidikan Gratis TK hingga PTN Mulai Disiapkan, Ini Skema Pemerintah

Renatha Swasty • 25 September 2026 20:04
Ringkasnya gini..
  • Presiden Prabowo menginstruksikan perluasan skema pendidikan gratis di sekolah dan universitas negeri mulai jenjang TK hingga PTN.
  • Program mencakup bantuan PIP Rp450 ribu/tahun untuk murid TK mulai 2027, penguatan BOS/PIP SD-SMA, hingga pemetaan standar biaya PTN.
  • Pemerintah membentuk tim khusus yang dipimpin Menko PMK Pratikno untuk mematangkan perhitungan dan tahapan implementasi program.
Jakarta: Wacana pendidikan gratis mulai dari TK hingga perguruan tinggi negeri (PTN) kembali menjadi perhatian. Pemerintah mulai menyiapkan skema untuk memperluas akses pendidikan gratis, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Dasar dan Menengah (SD – SMA), hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Presiden Prabowo Subianto menegaskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga universitas negeri perlu digratiskan. Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui rapat terbatas bersama sejumlah kementerian di Istana Merdeka, Jakarta, pada 23 September 2026.

Lantas, seperti apa rencana pendidikan gratis dari TK hingga PTN yang tengah disiapkan pemerintah dan bagaimana skemanya?

Melansir laman Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), berikut informasi lengkapnya.

Skema Pendidikan Gratis Masing-Masing Jenjang

Skema Pendidikan Gratis TK

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan gratis dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Komitmen tersebut mencakup layanan pendidikan di sekolah negeri mulai dari jenjang taman kanak-kanak.

Salah satu dukungan yang disiapkan pemerintah adalah perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) ke jenjang TK. Mulai 2027, murid TK dari kelompok yang menjadi sasaran bantuan direncanakan mendapatkan PIP sebesar Rp450.000 per tahun.

Skema Pendidikan Gratis SD-SMA

Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pemerintah telah memiliki sejumlah instrumen pembiayaan yang mendukung akses pendidikan. Penguatan layanan pendidikan SD-SMA didukung melalui penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Dana BOS diberikan kepada seluruh murid di sekolah negeri maupun swasta untuk mendukung kebutuhan operasional satuan pendidikan. Kebutuhan operasional pendidikan yang disebutkan, di antaranya pembayaran gaji guru non-ASN dengan alokasi 20 persen, perbaikan ringan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Sementara itu, PIP diberikan kepada murid dari keluarga tidak mampu.

Pemerintah juga menyiapkan peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan. Pembiayaan pelatihan tersebut diupayakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kebijakan pendidikan gratis tersebut juga mencakup madrasah negeri di bawah Kementerian Agama. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan prinsip layanan pendidikan gratis pada sekolah negeri juga berlaku untuk madrasah negeri.

Skema Pendidikan Gratis PTN

Pemerintah masih berada pada tahap penghitungan kebutuhan pembiayaan dan penyusunan skema. Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, mengatakan kementeriannya telah menghitung kebutuhan standar pembiayaan mahasiswa di seluruh PTN.

Pemerintah juga memetakan kondisi masing-masing PTN, jumlah mahasiswa, serta kebutuhan pembiayaan setiap perguruan tinggi. Hasil penghitungan tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan skema pendidikan tinggi gratis.

Pembentukan Tim Khusus Pendidikan Gratis

Presiden Prabowo menginstruksikan pembentukan tim khusus yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. Anggota tim khusus tersebut, meliputi Mendikdasmen, Abdul Mu’ti; Menag, Nasaruddin Umar; Mendiktisaintek, Brian Yuliarto; dan jajaran Kabinet Merah Putih membahas pilihan kebijakan, kebutuhan pembiayaan, serta tahapan implementasi pendidikan gratis.

Hasil kajian nantinya akan dilaporkan kembali kepada Presiden sebagai bahan untuk menentukan langkah berikutnya. Kemdiktisaintek menyebut tim tersebut ditargetkan menghasilkan perhitungan dan tahapan yang lebih jelas dalam sekitar dua hingga empat minggu. Yuk Sobat Medcom, pantau terus informasi terbarunya! (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan