Ilustrasi Universitas Padjajaran (Unpad). Dok Humas Unpad.
Ilustrasi Universitas Padjajaran (Unpad). Dok Humas Unpad.

Unpad Diharapkan Tak Lagi Bergantung pada APBN

Pendidikan Pendidikan Tinggi Unpad PTN Perguruan Tinggi
Arga sumantri • 08 Desember 2020 11:56
Bandung: Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Rudiantara berharap Unpad bisa lebih mandiri, salah satunya dari sisi pengelolaan keuangan. Sebagai, Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), Unpad dituntut untuk memiliki kemandirian pengelolaan keuangan yang tidak bergantung pada APBN.
 
"Secara bertahap Unpad harus mampu menggali kemampuan diri sendiri untuk bisa menghidupi dirinya sendiri," kata Rudiantara mengutip siaran pers Unpad, Selasa, 8 Desember 2020.
 
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2014-2019 ini mengungkapkan, Unpad diharapkan memiliki unit bisnis tersendiri. Unit ini diharapkan mampu mengelola berbagai aset yang dimiliki Unpad menjadi bisnis yang bisa dimanfaatkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengelolaan unit bisnis ini diharapkan berjalan sendiri, tidak menggunakan proses bisnis di Unpad. "Mengapa? Karena kalau menggunakan proses yang ada, dia akan masuk ke dalam suatu proses birokrasi yang panjang," ujarnya.
 
Baca: Museum UGM Kembali Dibuka
 
Dengan berjalan sendiri, diharapkan unit bisnis bisa lincah dan fleksibel dalam mengelola aset Unpad. Dengan begitu, pemasukan keuangan dari non APBN juga akan meningkat. Rudiantara juga menegaskan bahwa sumber keuangan non APBN PTN BH jangan terus bergantung pada uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa. 
 
"Di luar itu (UKT), harus dikembangkan lebih besar lagi," kata Rudiantara.
 
Selain keuangan, MWA Unpad juga mengharapkan Unpad menjadi bagian dari kontestasi perguruan tinggi global. Ini berarti, mahasiswa dan dosen harus mampu berkiprah di tingkat internasional.
 
Dosen, kata Rudiantara, harus bisa menjadi pengajar di perguruan tinggi asing. Mahasiswa Unpad juga didorong untuk melakukan pertukaran pelajar dengan perguruan tinggi di luar negeri. "Ini yang harus dilakukan PTN BH. Beda dengan PTN yang didanai pemerintah," ungkapnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif