Pengukuhan Anggota DRN Periode 2019-2022. Medcom.id/Intan Yunelia.
Pengukuhan Anggota DRN Periode 2019-2022. Medcom.id/Intan Yunelia.

Dewan Riset Nasional Perkuat Hilirisasi Penelitian

Pendidikan Riset dan Penelitian
Intan Yunelia • 04 Juli 2019 21:19
Jakarta: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menjelaskan Dewan Riset Nasional (DRN) bertugas mengkoordinasikan penelitian dan riset nasional. Seluruh lembaga riset nasional akan diarahkan ke industri oleh DRN.
 
"Bagaimana nanti bisa kita menjadi 'roadmap' riset ke depan itu kita jabarkan dari Perpres Nomor 38 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) supaya semua lembaga tidak melakukan riset dengan seenaknya sendiri, tanpa melalui koordinasi yang baik," kata Nasir usai Pengukuhan Anggota DRN Periode 2019-2022 di Gedung D Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini menginginkan optimalisasi fungsi DRN. Bukan hanya kepada lembaga riset, tetapi juga kementerian yang di dalamnya terdapat penelitian dan pengembangan (litbang).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti DRN untuk melakukan koordinasi riset di kementerian-kementerian dan nanti kalau sudah terwujud UU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UU Sisnas Iptek)-nya akan lebih baik," ujar Nasir.
 
Sebelumnya, Wakil Presiden RI terpilih, Ma'ruf Amin menyatakan ke depan pemerintahan baru berkomitmen membentuk Badan Riset Nasional (BRN). Lembaga itu dianggap penting mendukung Indonesia menjadi negara maju.
 
"Kami kembangkan riset dengan mengoordinasikan semua alokasi dana. Selama tersebar di berbagai kementerian dan lembaga, nanti akan kita satukan jadi satu koordinasi Badan Riset Nasional," kata Ma'ruf dalam debat ketiga Pilpres 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Selain itu, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin juga akan mengoptimalkan RIRN sehingga riset lebih efektif. Ma'ruf menegaskan, akan menyediakan dana abadi riset di samping dana abadi pendidikan dan dana abadi kebudayaan.

 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif