Foto:  Untag/Humas
Foto: Untag/Humas

Untag Surabaya Raih Predikat Kampus Unggulan 2019

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 November 2019 13:05
Surabaya: Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mendapatkan Anugerah Kampus Unggulan (AKU) oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Kemenristekdikti (Kemendikbud), Jawa Timur. Penghargaan diterima langsung oleh Rektor Untag Surabaya, Mulyanto Nugroho.
 
"Alhamdulillah di usia kami yang ke-61 tahun ini Untag Surabaya mendapat penghargaan Kampus Unggulan," kata Mulyanto di Surabaya, Jumat, 1 November 2019.
 
Ia mengakui, pihaknya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan yang prestisius dan membanggakan bagi Perguruan Tinggi terlebih PTS (Perguruan Tinggi Swasta). "Saat dipanggil, saya sebenarnya antara percaya dan tidak percaya," ujar Mulyanto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengharagaan PTS pada Anugerah Kampus Unggulan (AKU) dilakukan setiap tahun. Anugerah tersebut menjadi tolok ukur kualitas perguruan tinggi di dalam menjalankan program yang telah direncanakan.
 
Selain itu juga untuk memberikan panduan bagi seluruh PTS guna melihat perkembangan kampusnya selama setahun penuh. "Penghargaan ini merupakan perkembangan yang sangat pesat bagi kami yang sebelumnya mendapat ranking 57 se-nasional dari Kemenristekdikti (sekarang Kemendikbud) dan juga meraih akreditasi A dari BAN-PT,” terang Mulyanto.
 
Perkembangan pesat ini, tambah Nugroho, dikarenakan adanya target capaian kerja dan semangat kreativitas dalam karya seluruh sivitas akademik Untag Surabaya. Target yang ia maksud meliputi tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
 
“Tiap enam bulan selalu kami monev (monitoring dan evaluasi), dilihat perkembangannya," paparnya.
 
Ke depan, Rektor yang juga sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Surabaya itu optimistis mampu menduduki peringkat 50 besar dari peringkat dan klaster PTN dan PTS se-Indonesia. Ia juga memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas unggul dalam berkarya, serta menjunjung tinggi nilai karakter bangsa dan memperluas jejaring akademisi pada tingkat internasional.
 
“Sejauh ini kami sudah banyak bekerja sama dengan perguruan tinggi dari luar negeri, salah satunya kami juga melakukan pertukaran mahasiswa ke luar negeri. Walau begitu, saat ini kami memang selalu memperbaiki yang kurang dalam kualitas,” pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif