Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Nizam. Zoom.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Nizam. Zoom.

Prodi yang Butuh Kompetensi Teknis Diutamakan PTM di Kampus

Pendidikan Metode Pembelajaran pandemi covid-19 Perguruan Tinggi Satgas Covid-19 Pembelajaran Tatap Muka
Antara • 21 Juni 2021 20:51
Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) di kampus diutamakan bagi program studi yang membutuhkan kompetensi teknis atau hardskill. Kompetensi ini tak akan maksimal jika kuliah daring.
 
"Pembelajaran tatap muka, kita utamakan untuk prodi yang membutuhkan kompetensi hardskill yang sulit didapatkan melalui Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),” ujar Nizam dalam taklimat media secara daring di Jakarta, Senin, 21 Juni 2021.
 
Nizam mengingatkan, PJJ akibat pandemi covid-19 tak boleh membuat kompetensi lulusan perguruan tinggi menjadi berkurang. Survei yang dilakukan oleh sejumlah perguruan tinggi, kata dia, baik mahasiswa dan orang tua berharap bisa kembali ke kampus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nizam mengatakan, sebagian besar mahasiswa yang melakukan PJJ di rumah nyatanya tidak melakukan pembelajaran di rumah. Banyak mahasiswa yang justru belajar dari kafe.
 
"Sehingga tidak mencapai tujuan awal dari PJJ tersebut. Akan lebih produktif dan penularan covid-19 lebih terkendali jika mahasiswa kembali ke kampus. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat," terang dia.
 
Baca: Kasus Covid-19 Meroket, KPAI Usulkan Pembukaan Sekolah Ditunda
 
Nizam meyakini dengan disiplin terhadap protokol kesehatan, penyebaran covid-19 dapat ditekan. Ia menegaskan, PTM di kampus dengan protokol kesehatan yang ketat lebih baik dibandingkan PJJ yang dilakukan dari kafe.
 
Nizam menjelaskan vaksinasi covid-19 untuk dosen dan tenaga kependidikan diprioritaskan untuk yang berusia 40 tahun ke atas. Sebab, yang berusia di bawah 40 tahun memiliki ketahanan tubuh yang baik.
 
Sementara itu, untuk vaksinasi mahasiswa juga dilakukan terutama di daerah yang memiliki kasus covid-19 tinggi. Misalnya Jakarta, Bali dan provinsi lainnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif