Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. DOK Istimewa
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. DOK Istimewa

Penambahan Guru untuk Anak Berkebutuhan Khusus Mendesak

Renatha Swasty • 16 Maret 2026 18:49
Ringkasnya gini..
  • Upaya peningkatan jumlah guru yang mampu mendidik anak berkebutuhan khusus harus segera direalisasikan.
  • Hanya sekitar 15 persen dari total satuan pendidikan tersebut yang memiliki guru pembimbing khusus (GPK).
  • Konsistensi pemerintah dalam menambah jumlah GPK sangat dibutuhkan.
Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan pendidikan inklusif melalui peningkatan keterampilan guru. Hal itu untuk mewujudkan layanan pendidikan berkualitas bagi semua.
 
"Untuk mewujudkan layanan pendidikan berkualitas bagi setiap warga negara, upaya peningkatan jumlah guru yang mampu mendidik anak berkebutuhan khusus harus segera direalisasikan," kata Rerie, sapaan karib Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.
 
Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per September 2025 mencatat terdapat 363.921 murid penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.375 murid belajar di 60.910 satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif (SPPI).
 
Namun, hanya sekitar 15 persen dari total satuan pendidikan tersebut yang memiliki guru pembimbing khusus (GPK). Kondisi tersebut dinilai menghambat terciptanya layanan pendidikan yang setara bagi semua warga negara.

Rerie menegaskan konsistensi pemerintah dalam menambah jumlah GPK sangat dibutuhkan. Ia mendukung rencana pemerintah memberikan pembekalan bagi para guru tahun ini agar memiliki kemampuan mendampingi anak berkebutuhan khusus.
 
Anggota Komisi X DPR RI itu juga meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat bergotong royong mendukung percepatan realisasi program tersebut.
 
"Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar layanan pendidikan inklusif yang adil dan merata bagi setiap warga negara dapat segera diwujudkan," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan