Milad UMJ ke-64.  Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Milad UMJ ke-64. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Rektor: Semua Dosen UMJ Harus Doktor Tahun Depan

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 23 November 2019 22:30
Tangerang Selatan: Milad ke-64 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) merupakan momentum bagi UMJ untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, dengan fokus menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai keunggulan utama. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas pengajar atau dosen di UMJ.
 
"Sebagai universitas yang sudah cukup tua, lahir sejak 1955, tentu kematangan sumber daya manusia menjadi keunggulan utama. Semua dosen tahun depan harus doktor," kata Rektor UMJ Syaiful Bakhri, di Greenpark Kampus UMJ Tangerang Selatan, Sabtu, 23 November 2019.
 
Kampus yang Milad berbarengan dengan Muhammadiyah, yakni 18 November, saat ini 50 persen dosennya telah bergelar doktor. Syaiful terus mendorong dosen yang masih s2 atau magister untuk segera mengambil S3.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, guna memberdayakan dosen yang belum S3 nantinya tidak akan mengajar di kelas dan menjadi dosen riset. "Bagi yang belum doktor dia mungkin tidak masuk kelas, jadi dosen riset. Sehingga riset kita juga unggul," terang pria 57 tahun ini.
 
Mantan Dekan Fakultas Hukum UMJ ini juga berharap riset-riset di UMJ tidak hanya berakhir menjadi jurnal atau mengejar jurnal internasional, tetapi juga riset yang menghasilkan sebuah produk. Agar nantinya bisa dikapitalisasi.
 
"Riset berkualitas yang harus dibangun, bukan hanya sekadar riset duduk di dalam meja, doktrin-doktrin ilmu tapi juga harus aplikatif," ujarnya.
 
Sebagaibagian dari rangkaian Milad ke-64, UMJ menggelar jalan sehat untuk tenaga kependidikan dan staf. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Alman Hudri.
 
Arief Budiman berharap, dengan bertambahnya usia UMJ maka bertambah juga kontribusi untuk Indonesia. "Mudah-mudahan pikiran-pikiran segar, pikiran visioner selalu muncul dari Muhammadiyah. Muncul pikiran yang bersama-sama, komplit bangsa ini makin maju kalau kita mau bersama-sama memberikan kontribusi," ujarnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif