Petani tengah merawat tanaman tembakau di lereng Gunung Merbabu, Desa Batur, Getasan, Kabupaten Semarang, ANT/Aji Styawan.
Petani tengah merawat tanaman tembakau di lereng Gunung Merbabu, Desa Batur, Getasan, Kabupaten Semarang, ANT/Aji Styawan.

Kemenristekdikti Beri Dana Hibah Penelitian Tembakau ke Perguruan Tinggi

Pendidikan Riset dan Penelitian
Intan Yunelia • 22 Mei 2019 21:38
Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia yaitu PT HM Sampoerna Tbk. Kerja sama tersebut salah satunya adalah memberikan dana hibah penelitian tembakau kepada sejumlah politeknik dan perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk.
 
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe menyambut positif kerja sama ini. Ia berharap kemitraan ini akan meningkatkan kapasitas dalam pembuatan kebijakan, peneliti, dan para ahli untuk memahami, mendorong dan mengawasi kemajuan riset dan inovasi industri tembakau.
 
“Kerja sama ini merupakan awal yang baik bagi pemerintah dan industri tembakau. Dengan secara aktif mendorong riset dan meningkatkan inovasi teknologi akan membuat industri ini semakin bertumbuh. Terutama bagi perkembangan produk tembakau alternatif di Indonesia,” kata Jumain di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebutkan, dengan kemitraan ini pula pemerintah mendapatkan informasi dan pengetahuan yang baru dari perkembangan industri tembakau nasional. Salah satu wujud kerja sama ini, Kemenristekdikti memberikan dukungan berupa dana hibah penelitian kepada politeknik atau universitas negeri yang ditunjuk.
 
“Kemenristekdikti juga akan memfasilitasi diskusi antara Sampoerna dan pembuat kebijakan untuk mengeksplorasi langkah-langkah mendorong investasi, pembangunan berkelanjutan, penilaian dan pengawasan regulasi termasuk bagi produk tembakau alternatif di Indonesia,” ujar Jumain.
 
Baca:ITS Jalin Kerja Sama dengan Universitas di Taiwan
 
Sementara itu, Presiden Direktur Sampoerna, Mindaugas Trumpaitis mengatakan, industri tembakau saat ini tengah menuju ke arah pengembangan yang berbasis sains dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, dukungan dari Kemenristekdikti ini akan semakin memperkuat industri tembakau nasional yang memiliki peranan penting bagi penerimaan negara.
 
Dalam bentuk pajak dan cukai, ketenagakerjaan, investasi, usaha kecil dan menengah serta petani tembakau dan cengkih. Menurut Mindaugas, riset dan pengembangan teknologi adalah bagian penting dari bisnis Sampoerna.
 
Sampoerna senantiasa mematuhi standar ilmiah yang tinggi dalam pengembangan dan penilaian produk. "Sampoerna menghargai upaya dan dukungan pemerintah terutama Kemenristekdikti. Melalui komitmennya untuk mendorong industri tembakau agar mengembangkan riset dan inovasi teknologi,” papar Mindaugas.
 
Dengan kemitraan ini pula, Sampoerna akan berpartisipasi dalam program yang disepakati dengan politeknik dan perguruan tingi negeri yang ditunjuk Kemenristekdikti. Sampoerna akan memberikan pelatihan terkait teknis atau ilmiah yang relevan dengan industri tembakau atau keahlian lainnya.
 
“Kami siap berkontribusi dalam program-program riset yang bersifat kolaboratif, termasuk di fasilitas laboratorium Sampoerna, politeknik atau universitas, laboratorium independen dan fasilitas serupa lainnya. Kami juga akan menyiapkan pasokan bahan untuk menunjang riset,” terang Mindaugas.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif