Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau PTM di Bandung, Jawa Barat. Foto: Dok Kemendikbudristek.
Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau PTM di Bandung, Jawa Barat. Foto: Dok Kemendikbudristek.

Nadiem Minta Layanan Pendidikan Bagi Disabilitas Ditingkatkan

Pendidikan pendidikan Sekolah anak berkebutuhan khusus Program Pendidikan Sekolah Inklusi Nadiem Makarim
Media Indonesia.com • 18 Januari 2022 15:38
Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan masalah pendidikan luar biasa masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Lewat sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah inklusi, Kemendikbudristek serius membenahi layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus atau disabilitas. 
 
"Ini butuh pemikiran yang lebih mendalam yang menjadi salah satu fokus kita. Makanya kita kerja sama stafsus Presiden, fokus ke area-area penting jangan terlalu menyebar," kata Nadiem di Bandung, Senin, 17 Januari 2022.
 
Nadiem menyebut masalah layanan pendidikan disabilitas di Tanah Air bukan hal baru. Mulai dari suplai guru SLB, infrastruktur bagi sekolah inklusi, hingga pada jumlah anak berkebutuhan khusus masih harus ditingkatkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kasus Omicron Naik, Nadiem: SKB 4 Menteri Sudah Perhitungkan Skenario Terburuk
 
Nadiem menambahkan masalah juga terjadi pada suplai jumlah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang melatih SLB. Belum lagi soal insentif dan distribusi guru SLB. 
 
"Dan semua ini datang dari mungkin kita tidak menghitung secara tepat jumlah anak yang punya kebutuhan khusus atau disabilitas berapa sih? Ini kayak fenomena gunung es," paparnya. 
 
Dirjen PAUD Dikdasmen Jumeri menyampaikan bahwa angka partisipasi kotor (APK) disabilitas baru 20 persen. Artinya, dari 100 anak berkebutuhan khusus, hanya 20 orang yang bisa mendapat layanan pendidikan tersebut.
 
"Ini tantangan untuk kita siapkan sekolah-sekolah kita untuk punya akses bagi disabilitas," jelas Jumeri.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif